Ramai-ramai Ditinggalkan Musisi Internasional, Siapa Pemilik Spotify?

FOUNDER SPOTIFY
(pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Belakangan ramai kabar gelombang musisi yang memutuskan untuk meninggalkan Spotify. Salah satu platform streaming musik terbesar ini harus kehilangan musisi tersebut karena keputusan yang diambil pemiliknya.

Tidak heran jika masyarakat bertanya siapa founder Spotify saat ini, dan apa yang membuat para musisi meninggalkan platform tersebut.

Pada tahun 2008, seorang bernama Daniel Ek dan Martin Lorentzon mendirikan platform tersebut. Bertempat di Swedia, peluncuran pertama baru dilakukan pada Oktober 2008 di area Skandinavia, Inggris, Prancis, dan Spanyol.

Menurut sejarahnya, Spotify berasal dari gabungan dua kata utama, yakni Spot, dan Identify. Nama ini diambil untuk memberikan kesan pengenalan pada lagu yang dimainkan, sehingga penggunanya dapat mengidentifikasi artis di balik karya tersebut.

Sosok Founder Spotify

Daniel Ek sekarang lebih dikenal sebagai pemilik dari Spotify. Lahir di Stockholm, 21 Februari 1983 lalu, ia memiliki minat pada teknologi sejak kecil.

Di usia 14 tahun, dirinya membuat halaman website di ruang komputer sekolah dan menjualnya dengan harga murah.

Ia kemudian terus mengembangkan bisnis kecil-kecilan tersebut dengan mengajak teman-temannya untuk berpartisipasi. Dari bisnis ini ia berhasil mengumpulkan sekitar US$15,000 per bulan.

Diketahui pada usia 23 tahun dirinya telah memiliki apartemen mewah, mobil mewah, dan layanan kelas atas lainnya. Sebelum membuat Spotify, dirinya pernah mengisi posisi mentereng di perusahaan besar, seperti Nordik Tradera, Stardoll, Advertigo, Tradedoubler, hingga uTorrent.

Ia kemudian bertemu dengan Martin Lorentzon di tempat kerjanya, dan memutuskan untuk bekerjasama dengan mendirikan platform untuk streaming musik yang kini kita kenal dengan nama Spotify.

Ditinggalkan Banyak Musisi Besar

Keputusan banyak musisi internasional, dan bahkan musisi Indonesia, untuk meninggalkan Spotify ternyata didasari dari keputusan sang CEO, Daniel Ek, yang mendanai perusahaan pertahanan militer AI, Helsing.

Helsing sendiri adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Jerman, yang mengembangkan kecerdasan buatan untuk keperluan militer.

Daniel Ek melalui Prima Materia, menjadi investor utama dalam putaran pendanaan terbaru untuk kegiatannya. Dengan total US$700 juta, angka investasi ini jadi yang terbesar untuk bidang teknologi pertahanan di Eropa tahun ini.

Baca Juga:

Paramore Gabung Kampanye No Music For Genocide, Lagunya Tak Bisa Diputar di Israel

Rektor UI Ngaku Kecolongan Undang Akademisi Zionis Israel

Sebenarnya Helsing sendiri sudah menarik perhatian Daniel Ek sejak tahun 2021 lalu. Di tahun tersebut, dirinya menginvestasikan sekitar US$115 juta dari Prima Materia. Dengan angka ini, pihaknya tergabung menjadi dewan direksi perusahaan.

Para musisi menilai bahwa investasi yang diberikan oleh Daniel Ek juga berasal dari pendapatan Spotify.

Aksi menarik karya dari platform ini dilakukan untuk menunjukkan protes atas keputusan tersebut, dan menegaskan bahwa para musisi tidak memberikan pemasukan tambahan pada Daniel Ek yang nantinya dapat diinvestasikan pada sektor yang tidak sejalan dengan kreativitas dan musikalitas.

Beberapa nama besar seperti Greg Saunier dari band Deerhoof, kemudian Xiu Xiu, Amsterdam Kalahari Oyster Cult, King Gizzard & the Lizard Wizard , dan masih banyak lagi, memutuskan untuk menarik katalognya dari platform tersebut.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

2

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

3

Dusta Mimin Sumpah Al Quran di Kasus Pembunuhan Subang

4

Benelli Tornado 400 Siap Dijual di Eropa Pada Paruh Pertama 2024

5

Cara Mudah Melacak Jumlah Langkah Kaki dengan HP Android dan iPhone
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg