JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Legenda UFC, Khabib Nurmagomedov ternyata sudah meramalkan kejayaan Islam Makhachev sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Kini, di Madison Square Garden, ramalan itu siap menjadi kenyataan.
Kini, setelah Lebih dari satu dekade berselang, kata-kata itu akhirnya terbukti. Islam Makhachev bukan hanya menjadi juara dunia lightweight UFC, tetapi juga bersiap mengejar sejarah baru sebagai juara dua divisi dalam ajang UFC 322 yang akan digelar di Madison Square Garden, New York, pada 15 November 2025.
Khabib Sudah Prediksi Kejayaan Islam Makhachev Sejak 2014
Khabib Nurmagomedov dikenal sebagai sosok mentor yang berpengaruh bagi generasi petarung Dagestan. Sejak pensiun pada 2020, mantan juara dunia tak terkalahkan itu memfokuskan diri melatih dan membimbing para penerusnya, termasuk Islam Makhachev.
Namun, dukungan dan kepercayaannya terhadap Makhachev ternyata sudah dimulai jauh sebelumnya. Pada tahun 2014, saat Makhachev baru mencatat rekor 11 kemenangan tanpa kekalahan, Khabib menulis pesan di platform X (dulu Twitter) dalam bahasa Rusia:
“Rekan latihan saya, Islam Makhachev (11-0), adalah salah satu petarung muda terbaik di Eropa. Ingat nama ini. Dia juara dunia sambo.”
Unggahan itu kini kembali viral setelah Khabib membagikan ulang cuplikan postingan tersebut di Instagram Story-nya. Ia menambahkan kalimat yang sering digunakan Dana White dalam promosi UFC: “If you don’t know, now you know. (jika kau tak tahu, kini kau tahu.”
Ungkapan itu seolah menjadi simbol bahwa prediksi Khabib satu dekade lalu kini telah menjadi kenyataan.
Baca Juga:
Islam Makhachev Versi Terbaik Sepanjang Karier, Siap Bungkam Jack Della Maddalena di UFC 322
Khabib Datang, Islam Makhachev Aktifkan Full Mode Perang Jelang UFC 322
Menuju Sejarah Baru di UFC 322
Islam Makhachev kini tengah berada di puncak kariernya. Setelah empat kali mempertahankan sabuk juara lightweight dengan dominan, ia kini naik ke kelas welter untuk menantang Jack Della Maddalena di partai utama UFC 322.
Jika berhasil menang, Makhachev akan bergabung dalam daftar eksklusif petarung UFC yang pernah menyandang dua sabuk juara di dua divisi berbeda.
Dalam event yang sama, Zhang Weili juga akan mencoba peruntungannya menjadi juara dua divisi dengan menantang Valentina Shevchenko di partai co-main event.
Hingga saat ini, hanya ada sepuluh petarung dalam sejarah UFC yang pernah menjadi double champion, dan Makhachev berpotensi menjadi nama kesebelas di daftar tersebut.
Meski demikian, Makhachev menegaskan bahwa dirinya tidak berambisi mengejar sabuk ketiga. Dalam wawancaranya bersama Match TV, ia berkata,
“Saya ingin menjadi juara di dua kelas dan dikenang sebagai petarung yang memenangkan dua sabuk. Tapi untuk tiga sabuk? Saya tidak bisa makan sebanyak itu lagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Kehadiran Khabib di kamp latihan Makhachev di New York menegaskan hubungan erat keduanya. Makhachev sering menyebut Khabib sebagai sosok yang memberinya arahan, baik dalam strategi bertarung maupun menjaga mentalitas juara.
(Dist)











