Ratusan Napi Lapas Karawang Terjangkit Penyakit Kulit Scabies

Ratusan Napi Lapas Karawang Terjangkit Penyakit Kulit Scabies
Ilustrasi (Ist)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dilaporkan ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang, Jawa Barat, terjangkit penyakit kulit scabies. Untuk mencegah penyebaran semakin meluas, pihak lapas bergerak cepat dengan menyediakan layanan cuci pakaian gratis bagi seluruh warga binaan.

Kepala Lapas Karawang Christo Toar mengatakan, program bertajuk “laundry bersih” digulirkan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menekan penyebaran penyakit di dalam lapas.

“Program layanan cuci pakaian gratis ini kami jalankan agar lingkungan lapas tetap higienis dan penularan scabies bisa ditekan semaksimal mungkin,” ujar Christo Toar kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

Menurutnya, sebanyak 352 narapidana dilaporkan mengalami gejala scabies. Penyakit ini ditandai dengan rasa gatal hebat dan munculnya benjolan kecil di kulit.

Scabies sangat mudah menular, terutama di lingkungan yang padat dan memiliki sanitasi terbatas.

Baca Juga:

Puluhan Ponsel Ilegal Disita dari Kamar Napi di Lapas Karawang

Narapidana di Lapas Pangururan Samosir Tewas Dianiaya Sesama Warga Binaan

“Kelebihan kapasitas membuat sanitasi dan kebersihan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, kami berinisiatif memberikan layanan laundry gratis agar pakaian para warga binaan tetap bersih,” jelasnya.

Saat ini, Lapas Karawang dihuni 1.164 narapidana, jauh melebihi kapasitas ideal yang hanya untuk 590 orang. Kondisi over kapasitas hampir dua kali lipat ini menjadi faktor utama penyebaran penyakit di dalam lapas.

Christo Toar berharap, dengan adanya layanan tersebut, membuat penyebaran scabies dapat segera dihentikan dan kondisi kesehatan para warga binaan bisa kembali pulih. Selain mencuci pakaian secara rutin, lapas juga meningkatkan kebersihan kamar hunian dan fasilitas umum lainnya.

“Kami berharap program ini bisa memutus rantai penyebaran scabies dan membuat warga binaan lebih sehat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh turut memberikan apresiasi terhadap inovasi tersebut yang digagas oleh Lapas Kelas IIA Karawang.

Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan warga binaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita melihat wujud nyata upaya Lapas Karawang dalam memberikan kenyamanan bagi warganya. Pemerintah Daerah Karawang tentu mendukung penuh langkah baik seperti ini,” tutupnya.

(usamah kusiawan)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis