JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Reno, anjing pelacak dari kesatuan K9 Polda Riau, menerima penghargaan khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan atas dedikasinya dalam misi kemanusiaan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara bertajuk “Reno K9 Sang Pahlawan Kemanusiaan” yang digelar di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Minggu (1/2/2026) pagi.
Anjing berusia 8 tahun 4 bulan ini gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Reno merupakan anjing pelacak jenis herder yang telah mengabdikan diri selama lebih dari delapan tahun bersama kesatuan K9 Polda Riau.
Gugur Usai Menuntaskan Tugas Kemanusiaan
Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heryawan mengatakan, bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kesetiaan dan pengabdian Reno dalam menjalankan tugas kemanusiaan tanpa pamrih.
“Kita hadir bersama untuk menguatkan makna kemanusiaan yang dilakukan oleh seekor anjing. Kita menguatkan makna itu dengan terus mengenang yang dilakukan oleh Reno,” ujar Irjen Hery dalam sambutannya.
Reno diketahui gugur pada 30 November 2025 setelah terlibat langsung dalam operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor di Palembayan. Saat itu, Reno menjadi anjing pelacak pertama yang diterjunkan ke lokasi bencana di wilayah Sumatera Barat.
Bagian dari Keluarga Besar Polda Riau
Kapolda Riau menegaskan bahwa Reno bukan sekadar anjing pelacak, melainkan bagian dari keluarga besar Polda Riau. Menurutnya, peran Reno dalam misi kemanusiaan telah memberikan kontribusi nyata bagi upaya penyelamatan korban bencana.
“Reno bekerja tanpa pamrih dalam hening, tanpa mengharapkan imbalan dan penghargaan. Kita harus sama-sama menguatkan tentang makna loyalitas dan kesetiaan,” tegas Irjen Hery.
Ia menambahkan, nilai-nilai yang ditunjukkan Reno selama bertugas mencerminkan dedikasi tinggi, disiplin, dan loyalitas yang patut dijadikan teladan.
“Nilai-nilai yang diberikan oleh Reno dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan akan selalu dikenang,” lanjutnya.
Baca Juga:
Tangki PT Vopak Cilegon Keluarkan Asap Kuning Pekat, Warga Panik
Migrasi Kelelawar dan Burung Dinilai Berisiko Picu Masuknya Virus Nipah ke Indonesia
Kontribusi Nyata dalam Operasi Bencana
Dalam operasi pencarian korban di Palembayan, Reno berperan penting dalam melacak lokasi keberadaan korban yang tertimbun material longsor. Keberadaan anjing pelacak sangat krusial dalam kondisi medan yang sulit, tertutup lumpur, bebatuan, dan puing-puing.
Reno bekerja bersama tim SAR gabungan dalam kondisi cuaca ekstrem dan medan yang berbahaya. Setelah menyelesaikan tugas pelacakan korban, kondisi kesehatan Reno menurun hingga akhirnya dinyatakan gugur.
“Reno sudah memberikan kontribusi nyata pada kemanusiaan,” tandas Irjen Hery.
Penghormatan untuk K9 Polri
Pemberian penghargaan kepada Reno menjadi simbol penghormatan bagi seluruh anjing pelacak K9 Polri yang bertugas di berbagai operasi kemanusiaan, penegakan hukum, hingga penanganan bencana.
Acara penghormatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa peran satwa K9 tidak terpisahkan dari keberhasilan banyak operasi kepolisian dan kemanusiaan di Indonesia.
Melalui penghargaan ini, Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus menghargai dedikasi seluruh personel, termasuk anggota K9, yang telah berkontribusi dalam menjaga keselamatan dan kemanusiaan.
(Dist)











