BOGOR, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini terus berupaya menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat, salah satunya melalui kegiatan reses.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan, ketika warga menyambut hangat kehadiran para wakil rakyat yang selama ini mereka nantikan.
Reses sebagai Ruang Dialog dan Serap Aspirasi
Dalam sambutannya, Fetty menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat.
“Bbuat ibu bapak mangga yang mau menyampaikan aspirasi. Kebetulan ini reses saya, serap aspirasi. Mangga yang mau curhat atau mengeluarkan unek-unek. Siapa tahu bisa kita dorong di provinsi,” ujar Fetty, dikutip Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, sebagai anggota DPRD Jawa Barat, dirinya memiliki tanggung jawab pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, pendidikan demokrasi, serta dialog wakil rakyat seperti reses yang rutin dilaksanakan setiap bulan.
“Dalam sebulan, saya bisa enam kali kegiatan di Kota Bogor. Ada pengawasan penyelenggaraan pemerintah empat kali, ada pendidikan demokrasi, dan dialog wakil rakyat seperti reses. Jadi memang cukup intens turun ke masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga:
Fetty Anggraenidini Desak Pembangunan TPT Darurat untuk Warga Paledang Kota Bogor
Siswa Bogor Terima PIP Aspirasi Fetty Anggraenidini, Pendidikan Jadi Prioritas
Sinergi Kota dan Provinsi untuk Program Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Fetty menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan agar setiap kebutuhan warga dapat ditangani sesuai kewenangan masing-masing.
Sebagai anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (KESRA), Fetty menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pendidikan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah keberhasilannya memperjuangkan dan mengawal realisasi 3.000 Program Indonesia Pintar (PIP) bagi masyarakat Kota Bogor.
Program tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret.
Fetty menegaskan, setiap aspirasi yang diterima dalam forum reses akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada.
“Kami pastikan aspirasi yang disampaikan tidak berhenti di forum dialog, tetapi dikawal hingga terealisasi dalam bentuk program nyata,” tegasnya.
Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat
Kegiatan reses ini sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk terus aktif menyampaikan aspirasi. Partisipasi publik dinilai sebagai fondasi penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dengan terjalinnya komunikasi yang intens antara masyarakat, DPRD Kota, dan DPRD Provinsi, diharapkan kebijakan yang dihasilkan semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan warga.
Sinergi dan kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata menghadirkan Jawa Barat yang lebih sejahtera, melalui aspirasi yang didengar dan diperjuangkan bersama.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati Bandung/Khusnul Yulida)











