BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kembali menggelar Resikkeun Jabar Festival 2025 (RJBF 2025), sebuah festival budaya dan gerakan sosial yang memadukan edukasi lingkungan, seni, dan partisipasi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan mengatakan kegiatan ini berangkat dari filosofi Sunda “Someah Hade Ka Semah” dan nilai Sapta Pesona sebagai fondasi pengelolaan destinasi wisata Jawa Barat.
Dengan target 10.000 pengunjung, Resikkeun Jabar Festival 2025 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan ruang publik budaya di Jawa Barat.
Sejarah dan Latar Belakang
Pelaksanaan RJBF 2025 atau Resikkeun Jabar Festival 2025 dilaksanakan sebagai bentuk:
- Pemeliharaan destinasi wisata budaya yang berada di bawah UPTD PKDJB Disparbud. Seluruh satpel UPTD merupakan destinasi pariwisata seni budaya yang wajib menerapkan prinsip Sapta Pesona: Indah, Aman, Nyaman, Tertib, dan Bersih.
- Peningkatan kualitas kebersihan ruang publik budaya seperti museum, monumen, taman budaya, dan kawasan cagar budaya.
- Mendorong budaya gotong royong dan partisipasi lintas sektor antara ASN, komunitas, perangkat daerah, dan masyarakat umum.
- Komitmen Jafung Disparbud untuk memulai dari lingkungan terdekat.
Bandung dipilih sebagai lokasi pertama karena merupakan pusat kegiatan UPTD dan menjadi contoh model awal gerakan kebersihan destinasi budaya Jabar.
Jika berhasil, gerakan ini akan diperluas ke kota/kabupaten lain sehingga menjadi standar praktik baik (best practice) provinsi.
Pihak yang Terlibat dalam RJBF 2025
Kegiatan Resikkeun Jabar Festival 2025 melibatkan banyak pihak, yakni :
- Para Jabatan Fungsional (Jafung) Disparbud Provinsi Jawa Barat
- ASN Disparbud Provinsi Jawa Barat yang bertugas sebagai panitia dan pelaksana operasional Event Organizer (EO) yang bekerja sama melalui skema pentahelix
- Komunitas seni & budaya
- Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum UMKM Jawa Barat
- Media & influencer
Keterlibatan Jafung dan ASN menjadi bukti nyata komitmen bahwa gerakan ini bukan hanya acara seremonial, melainkan aksi langsung aparatur pemerintah dalam merawat destinasi budaya.
Lokasi yang Dibersihkan
Untuk Volume 1 tahun 2025, lokasi aksi resik-resik terfokus pada Satpel UPTD Taman Budaya Jawa Barat (Dago Tea House) meliputi area Sepanjang jalur Patung Cepot Teater Terbuka, Teater Tertutup, Area publik dan halaman yang sering digunakan pengunjung.
Ke depan, lokasi lain seperti Museum Sri Baduga, GIM, Monumen Banceuy, dan Monumen Perjuangan akan dibersihkan melalui rangkaian pra-event dan show day.
Bagaimana Gerakan Ini Membantu Destinasi Wisata?
Gerakan ini meliputi beberapa kegiatan yakni :
- Membersihkan area publik seni-budaya dari sampah dan limbah.
- Menata ulang area wisata agar lebih aman, nyaman, dan indah sesuai Sapta Pesona.
- Mengurangi polusi sampah dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hayati.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan destinasi wisata secara berkelanjutan.
- Mendorong gerakan gotong royong lintas sektor, termasuk Perangkat Daerah Provinsi Jabar, FORKOPIMDA, dan komunitas.
- Mempermudah pengelolaan destinasi secara terarah dan terstandar, karena kebersihan menjadi indikator utama kualitas destinasi.
- Menjadi contoh praktik baik yang bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di Jawa Barat.
Keuntungan atau Benefit RJBF 2025 – Volume 1
- Menyatukan para Jafung Disparbud dari berbagai bidang dalam satu gerakan bersama.
- Terciptanya kebersihan dan pengurangan sampah nyata di lokasi satpel UPTD.
- Meningkatkan kepedulian ASN dan masyarakat terhadap lingkungan.
- Menguatkan identitas Jawa Barat sebagai provinsi budaya yang bersih, nyaman, dan ramah wisata.
- Menjadi tolak ukur pengelolaan destinasi wisata berbasis Sapta Pesona.
- Menghasilkan citra positif bagi destinasi yang dikelola UPTD PKDJB.
Mengapa Event Berbayar?
Event berbayar bukan karena kegiatan ini komersial, namun karena kegiatan dikelola oleh Jafung Disparbud tanpa dana APBD.
Semua produksi kegiatan dilakukan melalui kolaborasi pentahelix dengan EO dan sponsorship. Biaya pendaftaran peserta dikembalikan dalam bentuk fasilitas, antara lain Goodie bag, Kaos peserta event (termasuk kaos Zumba, Jaipongan, Fun Walk, Mewarnai Gambar) Sampur khusus peserta Jaipongan, dan Perlengkapan aktivitas masing-masing kategori.
Biaya tersebut juga untuk mendukung Honorarium performer Pengadaan panggung Peralatan teknis, Keamanan, kesehatan, dan kebersihan Operasional lapangan. Namun kegiatan resik-resik tetap gratis, karena bersifat aksi sosial.
Bintang Tamu
Ghea Indrawari dan Feel Koplo Alvaro akan memeriahkan Resikkeun Jabar Festival 2025, yang juga dihadiri Komunitas seni yang selama ini bekerja sama dengan UPTD PKDJB.
Bintang tamu tersebut dipilih untuk menarik minat publik, terutama generasi muda. Selain itu juga agar pesan pelestarian lingkungan lebih mudah tersampaikan melalui seni.
Para bintang tamu juga hadir sebagai bentuk dukungan seniman terhadap gerakan budaya & kebersihan, serta menambah nilai hiburan setelah kegiatan sosial selesai.
Perlengkapan Peserta
Peserta disarankan membawa Sarung tangan, Masker, Botol minum, Topi/penutup kepala, Sepatu lapangan, Kantong sampah kecil (opsional). Namun sejumlah peralatan besar disediakan panitia.
Konsumsi Peserta
Peserta mendapat konsumsi, termasuk Snack / makan ringan, dan Air minum. Selain itu juga ada waktu istirahat sebelum aktivitas festival.
Konsumsi juga disertakan dalam pembagian break & redistribution sesuai rundown.
Resikkeun Jabar Festival 2025 Siap Diperluas
Resikkeun Jabar Festival 2025 bukan sekadar festival, tetapi simbol gerakan bersama untuk menciptakan destinasi wisata budaya yang bersih, tertib, nyaman, aman, dan indah. Dengan melibatkan ASN, Jafung, komunitas, hingga masyarakat luas, RJBF 2025 menjadi langkah konkret menjaga warisan dan alam Jawa Barat.
Gerakan ini dimulai di Bandung sebagai pusat aktivitas UPTD, dan akan diperluas menjadi praktik baik ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.
Pendaftaran Resikkeun Jabar Festival 2025
Resikkeun Jabar Festival 2025 akan berlangsung pada Sabtu 29 November 2025 mulai pukul 06.00 – 15.00 WIB di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat.
Tiket hanya Rp75.000 dan dapat dibeli di https://goers.co/rjbfestvol1











