BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Momen penuh respek ditunjukkan pelatih Timnas Arab Saudi, Herve Renard, yang menghentikan konferensi pers jelang laga kontra Aljazair setelah suara azan berkumandang. Sikap ini langsung menarik perhatian publik sepak bola, terutama dari negara-negara Arab.
Timnas Arab Saudi memanfaatkan FIFA Matchday November 2025 dengan menggelar uji coba menghadapi sesama kontestan Piala Dunia 2026, Aljazair. Duel persahabatan tersebut berlangsung di Qatar pada Selasa (18/11/2025) malam WIB.
Dalam pertandingan itu, Arab Saudi harus mengakui keunggulan lawannya. Aljazair tampil lebih efektif di babak kedua dan memastikan kemenangan 2-0 melalui penalti Riyad Mahrez pada menit ke-75, disusul gol Rafik Belghali pada menit ke-85.
Meski demikian, sorotan utama justru hadir sebelum laga dimulai.
Momen yang Menyita Perhatian
Menjelang pertandingan, Herve Renard hadir dalam konferensi pers resmi. Saat tengah menjawab pertanyaan wartawan, suara azan terdengar jelas memenuhi ruangan. Renard sontak menghentikan pembicaraannya, mengangkat telunjuk sebagai isyarat, lalu meminta sesi dihentikan sementara.
“Bisakah kita menunggu sebentar?” ucap pelatih berusia 57 tahun itu dengan tenang.
Dalam video yang beredar di media sosial x akun @LeLienofficiel, Renard tampak menundukkan kepala selama azan berkumandang. Setelah selesai, ia kembali melanjutkan konferensi pers seperti biasa.
Sikap sederhana namun penuh penghormatan itu mendapat apresiasi luas, terutama mengingat Renard bukan pemeluk agama Islam. Namun perjalanan kariernya yang panjang dan dekat dengan negara-negara Muslim membuat gestur tersebut dianggap sangat tulus.
BACA JUGA:
Timnas Jerman Bungkam Slovakia 6-0, Kunci Lolos ke Piala Dunia 2026
Gerard Pique Puji Laju Timnas Indonesia, Yakin Garuda Bisa Tembus Piala Dunia
Dekat dengan Negara-Negara Muslim
Renard memang bukan sosok asing di dunia sepak bola Arab dan Afrika Utara. Ia pernah menangani Timnas Maroko selama tiga tahun, dari 2016 hingga 2019. Setelah itu, ia memimpin Timnas Arab Saudi sejak 2019, sebelum posisinya digantikan Roberto Mancini pada 2023.
Kegagalan Mancini membuat Federasi Sepak Bola Arab Saudi kembali memercayakan tim kepada Renard pada Oktober 2024. Kedekatannya dengan budaya Arab dan umat Muslim membuat publik tidak terkejut melihat bagaimana ia menghormati azan di tengah agenda resmi tim.
Momen tersebut kini menjadi salah satu cuplikan yang paling banyak dibagikan sepanjang FIFA Matchday, sekaligus menegaskan kembali reputasi Renard sebagai pelatih yang menghargai nilai dan keyakinan di negara tempat ia bekerja.
(Haqi/Dist)











