Respon PSSI Soal Tudingan Warganet China Terkait Naturalisasi Mees dan Eliano

Survei kebijakan Naturalisasi pemain timnas Indonesia
Pemain naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders (Dok. PSSI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang warganet China tetiba menuding proses naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijders tidak sah. Lalu, bagaimana respon PSSI atas tuduhan terhadap Mees dan Eliano ini?

Seorang warganet asal China yang bernama Tetap Mencintai 0263 menyampaikan pendapatnya di situs 163.com, bahwa Hilgers dan Eliano tidak memenuhi kriteria untuk bermain bersama Timnas Indonesia, yang ia klaim berdasarkan regulasi AFC.

“Bagi China, ini juga merupakan kesempatan bagus, karena sesuai dengan peraturan AFC, kedua pemain tersebut tidak memenuhi syarat untuk tampil,” klaim sang netizen.

Menurutnya, jika Mees dan Eliano tetap bermain, maka China bisa mengajukan banding, dan AFC akan memberikan sanksi kepada Timnas Indonesia sesuai aturan dengan hasil 3-0 untuk kekalahan Timnas Indonesia.

Respon PSSI

Banyak pihak yang menilai, asumsi liar warganet China tersebut mencerminkan ketakutannya menghadapi skuad Garuda dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran 3 pada 15 Oktober mendatang.

Exco PSSI, Arya Sinulingga menyerukan publik Indonesia untuk menyikapi tuduhan yang tak berdasar itu sebagai upaya memecah konsentrasi menjelang pertandingan Timnas Indonesia vs China tersebut.

“Saatnya kita bersatu, jangan mau diprovokasi oleh pihak atau negara manapun,” tegas Arya Sinulingga melalui unggahan akun Instagramnya, dikutip Sabtu (5/10/2024).

Arya mengatakan, upaya memceah konsentrasi lawan sudah biasa terjadi menjelang pertandingan. Kali ini, media China menyoroti soal naturalisasi Mees dan Eliano.

“Biasanya, pada momen seperti ini, ada upaya untuk memecah konsentrasi kita. Jangan mudah terbawa perasaan atau panik. Bersatu kita kuat, terpisah kita lemah,” katanya.

Sebagaimana diketahui, penampilan Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran 3, cukup mengejutkan setelah menahan imbang dua tim raksasa Asia, Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0).

BACA JUGA: Gagal Naturalisasi Mats Deijl, Malaysia Tak Mampu Ikuti Jejak Sukses Timnas Indonesia

Sedangkan ranking FIFA Indonesia saat ini berada di posisi ke-129. China sendiri berada di posisi 100 besar, tepatnya ke-91.

Timnas Indonesia akan bertanding melawan Bahrain dan China pada bulan Oktober ini. Coach Shin Tae-yong telah memanggil 27 pemain Timnas Indonesia untuk melakoni dua laga penting tersebut.

Tim Garuda dijadwalkan terbang ke Bahrain pada 5 Oktober ini untuk melakoni pertandingan di Bahrain National Stadium, Riffa. Setelah itu, Riky Ridho dkk akan melanjutkan perjalanan ke China untuk melakoni pertandingan pada 15 Oktober 2024 di Qingdao Youth Football Stadium.

 

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru