Ribuan Rumah di Aceh Tamiang Lenyap Akibat Banjir, Pemda Butuh 15 Ribu Hunian Tetap

Bantuan Aceh
Sejumlah akses jalan menuju Aceh Tengah lumpuh total akibat banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra.(Foto: dok.Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tengah berpacu menyiapkan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November lalu. Bencana itu mengakibatkan ribuan rumah warga lenyap dan rusak berat.

Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengungkapkan, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 4.839 rumah warga dilaporkan hilang tersapu banjir dan longsor. Jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah seiring proses verifikasi di lapangan.

“Sebagian besar rumah yang hilang berada di kawasan bantaran sungai dan tersebar di sejumlah kampung,” ujar Armia saat rapat koordinasi dengan Satgas Pemulihan Dampak Bencana DPR di Aceh, Selasa (30/12).

Selain rumah yang hilang, Armia menyebut terdapat sekitar 33 ribu rumah lainnya yang mengalami kerusakan dengan berbagai kategori. Rinciannya, 8.509 rumah rusak berat, 9.366 rumah rusak sedang, dan 15.174 rumah rusak ringan.

Baca Juga:

Banjir Seatap Rendam Lapas Aceh Tamiang, Ratusan Warga Binaan Terpaksa Dilepas

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan milik Pemkab untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap bagi warga terdampak. Langkah ini dilakukan guna mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak.

Armia menambahkan, Pemkab Aceh Tamiang juga telah berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) untuk melepas sebagian lahannya sebagai lokasi pembangunan permukiman baru.

“Kami membutuhkan sekitar 15 ribu unit hunian tetap. Saat ini ada 14 perusahaan HGU yang kami mintakan dukungan lahannya,” kata Armia.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat proses relokasi warga sekaligus meminimalkan risiko bencana serupa di kemudian hari, terutama bagi masyarakat yang selama ini bermukim di wilayah rawan banjir dan longsor.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

3

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri