Ridwan Kamil Harus Bubarkan TAP Jabar, Pakai Lahan Pemprov Hingga Indikasi KKN

mutasi covid-19 varian eris
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Humas Pemprov Jabar)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TM.ID: Mengenai Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Jawa Barat yang dibentuk oleh Ridwan Kamil selama menjabat sebagai Gubernur Jabar didesak harus dibubarkan.

Hal itu disampaikan oleh Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Manggala Garuda Putih (MGP) Jawa Barat. Mereka ingin Ridwan Kamil membubarkan TAP. Alasannya karena keberadaan TAP sudah menyalahi aturan. Mereka dinilai menggunakan aset Pemprov Jabar selama berdiri, sejak Ridwan Kamil terpilih jadi Gubernur Jabar tahun 2018 silam.

TAP Jabar dibentuk tahun 2019, setahun setelah Ridwan Kamil menjadi pemimpin Jabar. Sudah menjadi rahasia umum kalau TAP dihuni oleh mayoritas tim sukses ketika kampanye Pilgub Jabar 2018.

“TAP ini harus dibubarkan lantaran tak sesuai Undang-Undang dan terdiri dari tim sukses Gubernur Jabar,” begitu kata Ketua Biro Investigasi Manggala Garuda Putih Jawa Barat dan Aktivis Anti korupsi, Agus Satria, Senin (4/9/2023).

Agus menduga kalau TAP bisa saja menjadi sarang KKN.

“Bahkan TAP ini ada indikasi menjadi sarang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” tegas lagi Agus.

BACA JUGA: Nikmati Senja Sambil Santap Si Raja Buah Premium di Store Durian Traveler Bandung

Agus mengatakan, kalau pihaknya punya informasi soal adanya laporan dugaan jual beli jabatan yang terjadi di lingkungan Provinsi Jawa Barat, dengan melibatkan TAP bentukan Kang Emil.

“Padahal kami melihat sistem kepegawaian di Jawa Barat sudah bagus, tapi kenyataannya masih ada dugaan persekongkolan oknum TAP,” jelasnya.

Pihaknya kerap menerima laporan dari beberapa elemen masyarakat, soal keberadaan kantor tim TAP yang terletak di Jalan Ir. H. Djuanda.

Menurut Agus, lahan yang dipakai untuk kantor TAP meurpakan aset Pemprov Jawa Barat. Jadi setelah itu tidak dipakai lagi maka harus dikembalikan kepada negara.

“Ini lahan milik aset Pemprov yang digunakan TAP sebagai kantor, jadi kami akan terus melakukan aksi bahkan akan berkemah disini, apabila Gubernur Jabar tidak membubarkan tim TAP sampai dengan waktu yang ditentukan,” terangnya lagi.

Agus mengharapkan kalau aparat penegak hukum Jawa Barat atau KPK bisa melakukan penelusuran dugaan KKN yang ada di TAP.

Dia juga bahkan menyinggung tentang persoalan Masjid Al Jabbar dan program Petani Milenial yang sempat ramai.

“Kami berharap kepada Kejati Jabar, untuk segera memproses laporan laporan kami yang sudah layangkan,” ungkap Agus.

BACA JUGA: TAP Jabar Bentukan Ridwan Kamil Dinilai Tak Dibutuhkan Pj Gubernur, Harus Dibubarkan

Mereka juga menuntut untuk mengusut tuntas suap dan gratifikasi yang melibatkan TAP Gubernur, BKD dan Biro Organisasi Jabar terkait Promosi dan Mutasi Jabatan di lingkungan Pemprov Jabar.

“Segera isi jabatan-jabatan struktural yang kosong dengan menerapkan merit sistem yang konsisten dan transparan, jangan karena nepotisme dan kolusi,” katanya.

Mereka juga menolak titipan dan settingan calon Pejabat, sehingga jangan mengorbankan Jabar jelang tahun politik, karena habisnya masa jabatan Gubernur, Wagub dan Sekda Jabar.

“Segera siapkan kader terbaik Pemprov Jabar untuk mengisi jabatan tersebut. DPRD Jabar agar segera lakukan fungsi pengawasan legislatif terhadap eksekutif. Dan copot oknum-oknum TAP Gubernur Jabar dan oknum Pejabat Pemprov Jabar yang menjadi ‘budak’ TAP,” begitu bunyi tuntutan mereka.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Dirut Sritex Iwan Lukminto Ditangkap di Solo

2

Gairah Baru Yamaha Aerox 155, Aplikasi Warna yang Elegan

3

Celia Thomas Diduga Selingkuhan Teuku Ryan Suami Ria Ricis

4

Debut Album Perdana, Muchlis In English Seret Musik Punk Lewati Dimensi Baru!

5

Apple Intelligence Tersedia Dalam Bahasa Indonesia, Kapan?
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg