SEMARANG, TEROPONGMEDIA.ID – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus besar terkait pembuatan perangkat lunak ilegal (cheat) untuk gim Mobile Legends: Bang Bang. Penindakan pengaduan resmi ini pada tanggal (3/12/2024) dan atas laporan polisi pada tanggal (29/8/2025) dari Shanghai Moonton Technology Co Ltd, selaku pemilik sekaligus pengembang gim tersebut yang merasa dirugikan oleh aktivitas manipulasi sistem tersebut.
Manipulasi Sistem yang Merusak Sportivitas
Penyelidikan polisi mengungkap bahwa modus utama pelaku adalah mendistribusikan aplikasi modifikasi APK yang mampu menembus proteksi gim. Mengenai dampak dari penggunaan aplikasi tersebut, Kombes Pol. Himawan Sutanto Saragih selaku Direktur Reserse Siber Polda Jateng menjelaskan:
“Aplikasi ilegal tersebut memungkinkan pengguna memperoleh keuntungan tidak sah dalam permainan, seperti mengetahui posisi musuh secara real-time, sehingga merusak integritas sistem dan ekosistem permainan,” katanya.
Temuan Penyelidikan dan Profil Pelaku
Menurut hasil penelusuran siber, profiling, dan analisis digital forensik, penyidik berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial DAR (22) yang memasarkan cheat itu lewat Telegram. Polisi melakukan pengembangan hingga ke wilayah Lampung. Hal ini dikonfirmasi oleh Himawan yang menyebutkan bahwa, hasil penyidikan menunjukkan bahwa cheat dibuat secara otodidak dengan memanfaatkan sejumlah aplikasi pihak ketiga yang diunduh lewat internet, lalu dimodifikasi untuk bisa terhubung langsung ke aplikasi asli Mobile Legends di perangkat pengguna.
Baca Juga:
Bisnis Ilegal dengan Omzet Fantastis
Pelaku berinisial DAR mengelola bisnis ini layaknya layanan berlangganan profesional melalui platform Telegram. Pelaku menawarkan berbagai paket harga yang bervariasi tergantung pada durasi pemakaian. Menjelaskan mekanisme transaksi tersebut, Himawan memaparkan:
“Produk ilegal tersebut dipasarkan melalui Telegram dengan variasi harga berdasarkan durasi penggunaan, mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 270.000. Setelah transaksi dilakukan, pembeli akan diberikan file APK beserta akses login yang terhubung dengan panel server tertentu, sehingga dapat langsung digunakan dalam permainan,” kata Himawan.
Kerugian Industri dan Komitmen Polisi
Meski pelaku meraup ratusan juta, dampak ekonomi bagi industri jauh lebih besar. Moonton diestimasikan mengalami kerugian mencapai Rp2,5 miliar akibat rusaknya ekosistem gim sejak 2022. Sebagai penutup, Himawan menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga keamanan ruang siber nasional:
“Pengungkapan ini menunjukkan bahwa negara hadir dalam melindungi industri digital dari praktik ilegal yang merusak sistem dan merugikan pemilik hak cipta. Kami akan terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam distribusi dan komersialisasi cheat ini,” katanya.
(Magang Unpas/Dilla Mayla)











