Sanksi MBG di Kota Bandung: Hilangkan Piring Makan Didenda Rp80.000 Ternyata Bikin Siswa Resah

Denda MBG Kota Bandung
Program Makan Begizi Gratis (MBG) Kota Bandung. (Foto: Prita/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Tahukan Anda, ada sejumlah sanksi bagi siswa dalam penerapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandung, Jawa Barat, seperti denda Rp80.000 bagi siswa yang menghilangkan piring makan.

Program MBG di Kota Bandung sudah mulai terealisasi di beberapa sekolah sejak 6 Januari 2025.

Beragam respon didapatkan dari berbagai pihak mulai dari pihak sekolah, orang tua sampai para pelajar yang menjadi tujuan utama program ini.

Namun, munculnya peraturan wajib keluarkan biaya ganti rugi sebesar RP80.000 apabila menghilangkan piring makan MBG, menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan pelajar.

Salah satu pelajar SMAN 23 Bandung, Nisa, mengungkapkan dirinya merasa kaget saat diberitahu adanya konsekuensi denda berupa uang apabila terjadi kehilangan tempat makan dalam program MBG ini.

“Kalau dari aku kekhawatirannya kan tempatnya (piring) kalau hilang diganti Rp80.000 ya,” ujar Nisa kepada tim Teropong Media, Rabu (22/1/2025).

BACA JUGA: Puluhan Warga Tasikmalaya Jadi Korban Penipuan Program MBG

Tak hanya itu, ia pun menjelaskan dengan piring makan berbahan plastik dan denda yang harus dikeluarkan sebanyak itu, dirinya merasa cukup bingung.

“Tapi tempat kita tuh kayak misting makan plastik gitu masa harganya Rp80.000 kan. Bukan yang stainless, kayaknya memang tergantung dari dapur pembuatnya,” jelasnya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai peraturan tersebut kepada pihak sekolah SMPN 45 Bandung, Ikke Pupung Komalasari, ia membenarkan bahwa memang adanya aturan biaya ganti yang harus dikeluarkan per piring yang hilang.

“Kalau misal jumlahnya 112 ya harus kembali lagi 112, kalau hilang tuh ada Rp80.000 penggantiannya, jadi anak-anak bener-bener hati-hati,” ungkapnya.

“Kalau ke kami itu datangnya misting yang kayak tupperware,” tambahnya.

Adanya peraturan tersebut juga sebagai komitmen dan perjanjian yang sudah disepakati oleh pihak sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mensukseskan program MBG ini.

Tak hanya itu, komunikasi kedua pihak tersebut pun dilakukan setiap hari sebagai bentuk pemantauan dan pengawasan.

“Kami setiap hari ada laporan ke pihak SPPG, datang jam berapa, menunya apa, dan setiap hari laporannya pun berbentuk foto dan video anak-anak, sebagai pengawasan SPPG dalam memantau apakah pihak dapur sudah menjalankan tugasnya dengan benar atau tidak, untuk bahan evaluasi mereka,” ungkapnya.

Namun, berdasarkan pantauan Teropong Media di lapangan, justru bahan piring makan yang digunakan untuk program MBG di SDN 226 Arcamanik berbeda dari kedua sekolah di atas, yakni berbahan stainless steel. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah pertanyaan mengapa bahan yang digunakan berbeda.

 

(Magang UIN SGD/Lia Reliya Berliana-Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis