JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sepupu Khabib Nurmagomedov, Usman Nurmagomedov, seakan meremehkan pencapaian Ilia Topuria sebagai juara baru kelas ringan UFC. Meski tak menampik kemampuan Topuria, namun ia menilai petarung asal Spanyol berdarah Georgia tersebut belum cukup pantas disebut penguasa sejati lightweight.
Sebagai informasi, Topuria baru saja menorehkan sejarah dengan meraih sabuk kelas ringan UFC usai mengalahkan Charles Oliveira pada perebutan gelar lowong Juni lalu. Gelar itu membuatnya kini menjadi kampiun di dua divisi sekaligus setelah sebelumnya menguasai kelas bulu.
Meski begitu, pencapaian tersebut dianggap belum cukup impresif oleh Usman.
“Ayolah, Ilia Topuria, bagaimana bisa dia jadi petarung nomor satu di lightweight? Dia baru sekali bertarung,” ujar Juara Professional Fighters League (PFL) itu dikutip dari MMA Fighting.
Rekam Jejak Ilia Topuria Masih Tipis
Usman menilai perjalanan Topuria di lightweight masih terlalu singkat untuk disejajarkan dengan nama-nama besar. Ia menegaskan rekornya jauh lebih berbobot dibandingkan juara UFC tersebut.
“Saya mengalahkan mantan juara. Saya mengalahkan para juara. Resume saya lebih baik. Topuria? Dia baru 14 kali bertarung. Saya bahkan punya 14 kemenangan lewat penyelesaian,” kata .
Dengan catatan 19 laga di kelas ringan, Usman merasa sudah membuktikan diri lebih konsisten dan layak diakui sebagai salah satu yang terbaik.
Baca Juga:
Legenda UFC Royce Gracie Ikuti Jejak Muhammad Ali, Jadikan Islam Sumber Ketenangan
Islam Makhachev Tak Terkalahkan Dalam Satu Dekade, UFC 322 Bakal Jadi Legacy Utama
Islam Makhachev Masih Nomor Satu
Meski dirinya dan Topuria sama-sama punya sabuk, Usman tetap menyebut Islam Makhachev sebagai petarung lightweight terbaik dunia. Islam memang baru saja melepas gelar untuk naik ke welter menghadapi Jack Della Maddalena, tapi di mata Usman, sepupunya itu belum benar-benar meninggalkan divisi 70 kg.
“Saya tidak mau menempatkan diri saya di posisi nomor satu lightweight karena Islam masih ada di sana. Dia tidak akan pindah. Kalau nanti benar-benar naik kelas, baru kita lihat lagi,” ujarnya.
Pernyataan Usman Nurmagomedov ini otomatis menyalakan spekulasi. Dengan statusnya sebagai juara PFL dan rumor ketertarikannya bergabung dengan UFC, peluang bentrok dengan Topuria di masa depan terbuka lebar.
Jika benar terjadi, pertarungan ini akan jadi salah satu duel paling panas di MMA modern: juara UFC melawan juara PFL, dua liga terbesar dunia.











