Sejarah! Debut Sensasional Veda Ega Pratama di Moto3 dengan Finis Kelima

JuniorGP
Veda Ega Pratama (X/@ScherazadeMS)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sirkuit Moto3 World Championship seri pembuka musim 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, menjadi panggung lahirnya sejarah baru balap Indonesia. Minggu (1/3), Veda Ega Pratama resmi menjalani debut Grand Prix dan langsung finis di posisi kelima.

Hasil tersebut menjadi capaian terbaik pembalap Indonesia sepanjang keikutsertaan di kelas Moto3.

Bukan Sekadar Debutan

Tampil bersama Honda Team Asia, Veda menunjukkan performa meyakinkan sejak awal akhir pekan. Pada sesi latihan bebas, ia konsisten berada di barisan depan dan mengamankan tiket langsung ke Q2 tanpa harus melewati Q1.

Di sesi kualifikasi, pembalap 17 tahun asal Gunungkidul itu mencatat waktu 1 menit 40,877 detik dan mengamankan posisi start kelima. Ia hanya terpaut 0,789 detik dari pole position yang diraih David Almansa.

Start dari baris kedua pada debut perdana menjadi sinyal jelas bahwa Veda bukan sekadar pelengkap grid.

Ujian Mental di Hari Balapan

Saat balapan dimulai, tekanan langsung terasa. Veda sempat turun ke posisi ketujuh di lap-lap awal. Namun, ketenangannya terlihat saat ia mampu menjaga ritme serta mengelola ban dengan baik.

Memasuki pertengahan lomba, ia mulai melakukan manuver overtake bersih dan kembali ke rombongan depan. Bahkan, ia sempat merangsek ke posisi ketiga sebelum akhirnya harus puas finis kelima.

Balapan dimenangkan David Almansa, disusul Maximo Quiles dengan selisih sangat tipis. Veda menutup lomba dengan jarak 9,687 detik dari pemenang dan mengamankan 11 poin penting di seri perdana.

Baca Juga:

Veda Ega Pratama Start P5 pada Debut Moto3 di Buriram

Buah Proses Panjang

Keberhasilan di Buriram bukan hasil instan. Fondasi kuat Veda terbentuk sejak usia enam tahun di Gunungkidul, dibimbing langsung oleh sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional.

Prestasinya menanjak signifikan saat menjuarai Asia Talent Cup 2023 dengan sembilan kemenangan dari 12 balapan—membuatnya menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut.

Pada 2025, ia finis sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup dengan 181 poin dan tiga kemenangan, serta menembus peringkat 10 FIM JuniorGP World Championship. Konsistensi itulah yang membuka jalannya ke Moto3 musim 2026.

Modal Besar Menuju Musim Panjang

Secara teknis, Veda dikenal memiliki gaya balap agresif namun terkontrol, terutama saat pengereman keras. Adaptasinya terhadap motor Moto3 tergolong cepat, meski masih kalah pengalaman dari para pembalap Eropa yang sudah lebih lama berkompetisi di kelas tersebut.

Namun secara kecepatan murni, ia sudah mampu bersaing dengan barisan lima besar dunia.

Debut impresif ini menjadi modal penting menghadapi musim panjang Moto3 2026. Dengan 11 poin dari seri pembuka, Veda mengirim pesan tegas: talenta Indonesia siap berbicara di level Grand Prix.

“Saya ingin menjadi pembalap Indonesia pertama di MotoGP dan menjadi juara dunia,” ujarnya dalam satu wawancara.

Melihat debutnya di Buriram, mimpi itu kini terasa semakin realistis.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

2

3

RPM Mobil Naik Sendiri? Kenali Masalah di 6 Bagian Ini

4

Basuki Hadimuljono Dilantik Jadi Kepala Otorita IKN

5

Makna Lagu 'Putar Waktu' - Mahalini
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg