BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Di tengah momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung memperkuat sinergi melalui sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi FASIH dalam rangka pemutakhiran data pelanggan untuk mendukung Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret kolaborasi antarlembaga dalam meningkatkan akurasi dan validitas data, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis data yang transparan dan akuntabel. Semangat Ramadhan yang identik dengan kebersamaan dan kepedulian juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Ketua BPS Kabupaten Bandung, Agus Nuwibowo, S.Si., M.M., yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan ketersediaan data yang akurat dan terbarukan.
“Data yang berkualitas adalah fondasi pembangunan yang tepat sasaran. Sinergi antara BPS dan PLN dalam pemanfaatan aplikasi FASIH merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk memastikan setiap data yang dikelola memiliki akurasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang presisi, kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif,” ujar Agus dalam sambutannya.
Aplikasi FASIH dimanfaatkan sebagai instrumen digital untuk mendukung proses pemutakhiran dan validasi data pelanggan secara sistematis. Langkah ini sejalan dengan transformasi digital yang terus dilakukan PLN guna menghadirkan layanan yang lebih transparan, efisien, dan berbasis data.
Manager PLN UP3 Majalaya, Widodo, menegaskan bahwa keakuratan data pelanggan memiliki dampak langsung terhadap kualitas layanan kelistrikan yang diberikan kepada masyarakat.
“Di bulan Ramadhan yang penuh makna ini, kami ingin terus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat. Data yang valid dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Melalui pelatihan aplikasi FASIH ini, PLN UP3 Majalaya memastikan setiap proses pemutakhiran data berjalan profesional dan sesuai standar,” ungkap Widodo.
Ia menambahkan bahwa pemutakhiran data tidak hanya berimplikasi pada aspek administratif, tetapi juga mendukung perencanaan jaringan, ketepatan program layanan, hingga pengambilan keputusan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa penguatan tata kelola data merupakan bagian penting dari strategi transformasi PLN secara nasional.
“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kolaborasi dan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi antara PLN dan BPS ini menunjukkan komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan berbasis data yang akurat dan terintegrasi,” tutur Sugeng.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Majalaya menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang modern, transparan, dan berkelanjutan.
Dengan basis data pelanggan yang semakin akurat dan terintegrasi, PLN optimistis mampu menghadirkan pelayanan kelistrikan yang lebih responsif dan tepat sasaran bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya.











