BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Setelah rangkaian panjang turnamen World Tour di Eropa, para pebulutangkis Indonesia kini mengalihkan fokus ke Hylo Open 2025 yang digelar di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman. Turnamen berlevel BWF World Tour Super 500 ini menawarkan total hadiah senilai USD 475.000 atau sekitar Rp7,8 miliar, dan akan menjadi ajang penting bagi skuad Merah Putih sebelum memasuki fase akhir musim.
Indonesia menurunkan sembilan wakil di turnamen ini, tersebar di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda campuran.
Sektor tunggal putra hanya diwakili Jonatan Christie, yang kini menempati peringkat 5 dunia. Pemain profesional ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia setelah para penghuni Pelatnas Cipayung memutuskan absen dari turnamen.
Bagi Jonatan, Hylo Open bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga kesempatan untuk mengamankan poin berharga menuju BWF World Tour Finals 2025 yang akan digelar pada Desember mendatang. Setelah sukses meraih dua gelar World Tour musim ini, Jonatan bertekad menambah koleksi trofi sekaligus menjaga momentum positif di penghujung tahun.
Sementara di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di Jerman. Pebulutangkis berusia 22 tahun itu akan berusaha memanfaatkan absennya pemain-pemain elite untuk menembus babak-babak akhir.
Pemain senior Gregoria Mariska Tunjung dipastikan tidak tampil karena tengah memulihkan kondisi fisiknya di Tanah Air.
Baca Juga:
Jonatan Christie Juara Korea Open 2025
Indonesia menurunkan kekuatan penuh di sektor ganda putra. Ada empat pasangan yang siap bersaing:
Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri
Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin (Bagas Maulana)
Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani
Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidaya
Sektor ini diprediksi menjadi peluang terbesar bagi Indonesia untuk membawa pulang gelar dari Jerman.
PBSI memutuskan tidak mengirimkan wakil di sektor ganda putri. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat drawing Hylo Open kali ini sebenarnya relatif terbuka tanpa kehadiran pasangan-pasangan elite dunia yang masuk 10 besar peringkat BWF.
Di sektor ganda campuran, Indonesia mengandalkan tiga pasangan:
Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathanie Pasaribu
Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah.
Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil.
Turnamen Hylo Open 2025 menjadi kesempatan terakhir bagi sebagian besar pemain Indonesia untuk mengejar tiket ke BWF World Tour Finals dan menutup tur Eropa dengan hasil manis. Dengan komposisi yang ramping namun berpotensi besar, mata publik kini tertuju pada Jonatan Christie dan sektor ganda putra yang menjadi tumpuan utama Merah Putih di Jerman.
(Budis)











