Sering Menyerang Bayi, Penyakit RSV Itu Apa?

rsv
(iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Respiratory Syncytial Virus (RSV) merupakan virus penyebab infeksi saluran pernapasan akut yang paling sering menyerang bayi di bawah usia dua tahun.

Meski umum pada bayi, virus ini juga bisa menginfeksi orang dewasa. Di Indonesia, kasus RSV terjadi sepanjang tahun, dengan peningkatan signifikan saat musim hujan.

Penyebab dan Cara Penularan RSV

Virus RSV masuk ke tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Penularan dapat terjadi melalui:

  • Menghirup percikan air liur dari penderita yang batuk atau bersin

  • Kontak langsung dengan penderita, seperti berjabat tangan atau mencium

  • Menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah

Lingkungan padat dan lembap meningkatkan risiko penularan, terutama di tempat penitipan anak atau sekolah.

Faktor Risiko Infeksi Berat

Sebagian besar infeksi RSV hanya menimbulkan gejala ringan, tetapi bisa menjadi berat pada kelompok tertentu, seperti:

  • Bayi di bawah 6 bulan atau bayi prematur

  • Lansia di atas 65 tahun

  • Penderita penyakit jantung bawaan atau paru kronis (asma, PPOK)

  • Orang dengan daya tahan tubuh lemah, misalnya penderita kanker, HIV/AIDS, atau penerima transplantasi

Gejala Infeksi RSV

Gejala umumnya muncul 2–8 hari setelah terinfeksi, meliputi:

  • Hidung tersumbat

  • Batuk kering

  • Demam ringan

  • Tidak nafsu makan

  • Sakit tenggorokan dan bersin

Pada kasus berat, infeksi bisa menjalar ke saluran napas bawah dan menyebabkan bronkiolitis atau pneumonia. Gejala parah yang perlu diwaspadai:

  • Napas berbunyi (mengi)

  • Batuk berat dan napas cepat

  • Kulit kebiruan karena kekurangan oksigen

Pada bayi, gejalanya bisa tidak jelas namun sering terlihat rewel, malas menyusu, dan tampak lemas.

Kapan Harus ke Dokter

Segera ke dokter bila batuk pilek tidak membaik dalam seminggu, atau bila muncul:

  • Demam tinggi > 40°C

  • Kesulitan bernapas

  • Jarang buang air kecil

  • Bibir atau kulit pucat kebiruan

Pengobatan 

Kebanyakan kasus sembuh sendiri dalam 1–2 minggu dengan istirahat dan perawatan di rumah. Untuk meredakan gejala:

  • Banyak minum air putih

  • Istirahat cukup

  • Gunakan pelembap udara (humidifier)

  • Cuci hidung bayi dengan larutan saline

  • Makan bergizi dan minum vitamin

Bayi dengan gejala berat perlu dirawat di rumah sakit, dengan pemberian oksigen tambahan, cairan infus, dan penyedotan lendir dari saluran napas.

Komplikasi 

Infeksi berat dapat menyebabkan:

  • Pneumonia

  • Bronkiolitis

  • Otitis media (infeksi telinga tengah)

  • Asma menahun akibat infeksi berulang

  • Gagal napas pada kasus berat

Pencegahan Infeksi 

Karena tidak ada kekebalan permanen terhadap RSV, pencegahan sangat penting, terutama pada bayi dan lansia. Langkah-langkahnya:

  • Cuci tangan secara rutin dengan sabun

  • Hindari menyentuh wajah sebelum mencuci tangan

  • Jauhi kontak langsung dengan orang sakit

Baca Juga:

Mengapa Balita Demam Setelah Vaksin?

Apakah Benar Berkeringat Saat Demam Tanda Akan Sembuh?

  • Tidak berbagi barang pribadi

  • Jaga kebersihan rumah dan mainan anak

  • Hindari asap rokok dan lingkungan berpolusi

Jika sedang sakit, gunakan masker, tutup mulut saat batuk atau bersin, dan hindari kontak dengan bayi untuk mencegah penularan.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua PKB Kabupaten Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo
Sumber: Ilustrasi AI
Pertamax Resmi Naik! Cek Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina di Sini