BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, bersiap jadi saksi momen bersejarah. Marc Marquez datang dengan peluang emas menuntaskan misinya: meraih gelar juara dunia MotoGP 2025.
Bukan sekadar titel, melainkan simbol perjalanan baru setelah meninggalkan Honda, tim yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari hidupnya.
Marquez kini unggul 182 poin dari sang adik, Alex Marquez, usai kemenangan dominan di Misano. Secara hitungan, ia hanya butuh selisih 185 poin setelah balapan di Motegi untuk resmi jadi juara, artinya cukup menambah tiga poin dari Alex sepanjang akhir pekan.
Skenarionya sederhana, jika Marquez merebut kemenangan di Sprint Sabtu sementara Alex finis kedua, maka ia sudah berangkat ke race Minggu dengan peluang kunci gelar di tangan. Pada situasi itu, finis di depan Alex atau sama-sama gagal raih poin sudah cukup untuk memastikan titel. Jika tidak, perburuan gelar hanya akan tertunda sehari.
Musim ini dominasi Marquez bersama Ducati sulit terbantahkan. Lebih dari sepuluh kemenangan diraih dengan konsistensi tanpa cela, membuat perebutan gelar praktis tinggal menunggu waktu.
Baca Juga:
Marc Marquez di Ambang Gelar Juara MotoGP 2025
Namun, yang membuat cerita semakin menarik adalah konteks lokasi, Motegi adalah tanah di mana ia enam kali meraih kejayaan bersama Honda, sebelum hijrah pada 2024.
“Saya punya respek besar untuk Honda. Jadi, tidak masalah apakah kami rayakan di Jepang atau di Indonesia. Yang penting gelarnya tercapai,” ujar Marquez, melansir laman motoGP.com, Selasa (26/9/2025).
Sikap rendah hati itu mencerminkan tekadnya. Meski sudah hampir pasti juara, The Baby Alien menegaskan belum ingin bersantai.
“Target utama sudah di depan mata, tapi saya ingin tetap mendorong hingga akhir musim,” katanya.
Kini, publik MotoGP hanya menunggu kepastian kapan pesta juara digelar. Apakah di Motegi dengan nuansa emosional, atau tertunda ke seri berikutnya.
(Budis)











