Siskae Sindir Polisi Belum Tangkap Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS: Giliran Aku Cepet

Siskae
Siskae. (YouTube/dedicorbuzier)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Selebritas internet Siskaeee menjadi sorotan publik lewat kritik tajam yang ia lontarkan terhadap kinerja aparat kepolisian.

Melalui akun X pribadinya, Siskaeee menyoroti penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Unggahan tersebut langsung menyebar luas dan memicu perdebatan di media sosial.

Unggah CCTV Penyerangan

Dalam unggahannya, Siskaeee bahkan membagikan ulang rekaman CCTV yang memperlihatkan momen penyerangan terhadap Andrie Yunus di ruang publik.

Ia mempertanyakan lambannya aparat dalam menangkap para pelaku, padahal wajah mereka disebut cukup jelas terekam kamera.

“Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1×24 jam enggak ketangkep,” tulisnya dalam unggahan yang langsung ramai dibahas warganet.

Kritik tersebut dengan cepat menjadi viral dan memancing berbagai reaksi, mulai dari dukungan hingga perdebatan.

Sindir Kasus Hukumnya Sendiri

Tak berhenti pada kritik, Siskaeee juga menyindir dengan membandingkan kasus tersebut dengan pengalaman hukumnya sendiri pada 2023.

Ia menilai aparat kepolisian bergerak jauh lebih cepat ketika menangani kasus yang menjerat dirinya saat itu.

“Giliran bokepku pakai masker, kacamata, topi dll bisa tuh nangkep,” tulisnya, menyindir konsistensi penegakan hukum.

Pernyataan itu semakin memicu diskusi panas di media sosial mengenai standar penanganan kasus oleh aparat penegak hukum.

Kronologi Serangan terhadap Aktivis KontraS

Peristiwa yang disorot Siskaeee terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Menurut keterangan Budi Hermanto, selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya, korban diserang saat sedang mengendarai sepeda motor.

Akibat siraman cairan kimia tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka bakar kimia yang diderita mencapai sekitar 24 persen, meliputi area wajah, mata, dada, hingga kedua tangan.

Serangan Terjadi Sepulang Podcast

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat itu, Andrie Yunus baru saja pulang dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) setelah mengikuti rekaman podcast yang membahas isu militerisme.

Dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor disebut tiba-tiba datang dari arah berlawanan dan langsung menyerang korban.

Setelah menyiramkan cairan kimia, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang terjatuh dalam kondisi kesakitan.

Baca Juga:

Novel Baswedan Murka! Serangan Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus Diduga Upaya Pembunuhan

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Serangan brutal ini diduga berkaitan dengan aktivitas vokal Andrie Yunus sebagai pejuang hak asasi manusia yang kerap mengkritik kebijakan sektor keamanan.

Kasus tersebut kini memicu gelombang desakan publik agar aparat kepolisian segera mengungkap pelaku serta dalang di balik aksi teror tersebut.

Di tengah tekanan publik yang terus meningkat, pernyataan Siskaeee di media sosial justru menambah sorotan terhadap proses penanganan kasus ini.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri