BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sistem Klasifikasi usia Indonesia Game Rating System (IGRS) dilaporkan tidak Lagi muncul di platform distribusi game digital Steam. Sejumlah pengguna mendapati bahwa label usia game kini kembali menggunakan sistem Pan European Game Information (PEGI).
Kembalinya Sistem Rating PEGI
Komunitas Gamers Indonesia mulai menyadari Label IGRS yang sebelumnya ditampilkan di laman halaman game Steam kini sudah tidak terlihat. Kini Steam kembali menggunakan sistem PEGI yang merupakan standar klasifikasi usia yang umum digunakan di kawasan eropa. Sistem PEGI merupakan sistem yang telah terintegrasi dengan Internasional Age Rating Coalition (IARC), sehingga memudahkan developer game untuk memberikan rating game pada game mereka.
IGRS sendiri merupakan sistem klasifikasi yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) sebagai tujuan untuk memberikan panduan kepada masyarakat, khususnya kepada para orang tua untuk dapat memilih game yang sesuai dengan umur anak-anak.
Baca Juga:
Meta Minta Penjadwalan Ulang Bahas PP Tunas dengan Komdigi
Kemkomdigi Luncurkan MudikPedia Lebaran 2026, Panduan Digital Informasi Mudik Terpadu
Klarifikasi dari Komdigi
Menanggapi polemik ini, Kementerian Komunikasi dan Digital memberikan Klarifikasi. Pihaknya menjelaskan bahwa label yang muncul di Steam saat ini bukanlah hasil resmi yang telah diverifikasi oleh pemerintah Indonesia.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital pada Direktorat Jendral Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana, menjelaskan bahwa sistem rating yang saat ini digunakan masih mengandalkan mekanisme internal berbasis Self-Declare dari pihak steam.
Komdigi juga menyatakan bahwa polemik terkait rating IGRS di Steam terjadi karena adanya miskomunikasi antara kedua pihak. Komdigi juga mengklaim bahwa pihak Steam telah menyampaikan permintaan maaaf melalui email setelah munculnya kebingungan terkait sistem rating tersebut.
Akibat miskomunikasi tersebut, rating IGRS yang sempat muncul di steam akhirnya ditarik kembali. Kedepannya, Komdigi dan pihak Steam berencana untuk melakukan diskusi lanjutan dengan tujuan untuk mengklarifikasi situasi ini serta melakukan kerja sama agat kesalahan serupa tidak lagi terulang.
Namun hingga saat ini, belum diketahui penghapusan sistem IGRS di steam bersifat sementara atau permanen. Para Gamers Indonesia mengharapkan agar sistem tersebut bisa berkembang menjadi jauh lebih baik sehingga tidak terjadi lagi kesalahan dalam pelabelan Game.
(MAGAN UNPAS/Rahmadani)











