Soal Pidato Zulhas, DAI Alumni Alazhar Yakini Tidak Menista Agama

Wakil Ketua DAI Bidang Pengkaderan Ust Lutfi Mubarok MA.(Foto: Dok.Pribadi Ust.Lutfi Mubarok).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Semakin merebaknya tuduhan kepada  Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) terkait potongan video yang tengah viral, ternyata semakin meningkatkan dukungan dan arahan dari para kaum cendikia pegiat keumatan. Salah satunya, DAI (Dai amanat Indonesia) para alumni Alazhar Mesir.

Wakil Ketua DAI Bidang Pengkaderan Ust Lutfi Mubarok MA meyakini, bahwa secara substansi tidak ada sinyalemen Zulhas untuk masuk pada ranah penistaan agama sebagaimana yang digulirkan oleh para penggiat keummatan yang lainnya.

“Saya tahu pasti bagaimana sikap dan pembelaan bang Zulhas pada kepentingan ummat dan pendewasaan dakwah islamiyyah. Jadi sangat ironis jika potongan pidato beliau diarahkan pada delik penistaan agama, itu terlalu diada adakan, jangan begitulah,” kata Lutfi yang merupakan mantan Sekretaris Jendral Paguyuban Alumni Alazhar Mesir  Jawa Barat yang kini juga menjadi caleg DPR RI .

Lutfi mengimbau, agar orang-orang yang sengaja membuat isu untuk lebih mengedepankan sikap dewasa dan legowo dalam membangun suasana kondusif pada pesta demokrasi 5 tahunan (pilpres-pileg 2024).

“Ini hanya bias dari gontok-gontokan dan persaingan suara pilpres 2024, bukan murni move untuk penegakan keadilan”ujarnya.

BACA JUGA: Sekjen DAI: Pidato Ketua PAN Bukan Penistaan Agama

Menurut Lutfi, DAI alumni Alazhar tengah menuliskan sebuah biografi Bang Zulhas yang di dalamnya terungkap bahwa cita-citanya menjadi Dai seperti Buya Hamka.

” Jadi, saya sangat yakin tidak ada kecenderungan Bang Zulhas ke arah penistaan agama sebagaimana yang dituduhkan itu,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan sekjen DAI yang juga alumnus Alazhar, Ust Yusuf Burhanuddin MA, bahwa itu hanya komunikasi renyah dari seorang Bang Zul yang cinta akan kedinamisan proses beragama menjelang pesta demokrasi. Ust Yusuf berharap agar semua pihak segera ber muhasabah atau berintrospeksi diri dengan mengedepankan maslahat keummatan bersama-sama.

Mantan Ketua Paguyuban Alumni Alazhar Mesir Ust Yanyan Sofyan pun bersikap sama bahwa tidak ada sedikitpun indikator Bang Zul masuk dalam tuduhan penistaan agama.

“Beliau adalah Pimpinan partai Islam yang juga seorang DAI dan guru agama,” pungkas kang Uyan yang akrab dipanggil Ust Yanyan sofyan Badruzzaman.***

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

3

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri