BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Klaim tablet Android dengan RAM 16 GB dan storage 1 TB seharga Rp1 jutaan kembali ramai beredar di marketplace. Produk tersebut bahkan menyandang label Shopee Mall dan disebut “ori”, membuat banyak konsumen percaya tanpa berpikir panjang. Namun hasil pembongkaran menunjukkan fakta sebaliknya.
Melalui investigasi mendalam, kanal YouTube DKID Media membuktikan bahwa tablet yang diklaim “termurah sedunia” itu hanyalah tablet ODM tanpa merek dengan spesifikasi yang dimanipulasi lewat software.
“Yang paling bahaya itu bukan murahnya, tapi label ‘Mall Ori’ bikin orang langsung percaya speknya juga ori,” tegas DKID Media.
Klaim Tinggi, Performa Nyaris Tak Jalan
Dalam pengujian, tablet tersebut:
- Sangat lambat membuka Play Store
- Gagal menginstal banyak aplikasi
- Tidak mampu menjalankan game ringan sekalipun
- Skor AnTuTu hanya di kisaran 18 ribuan
Padahal, bila benar menggunakan chipset kelas atas seperti yang diklaim, performanya seharusnya jauh di atas angka tersebut.
“Buka Play Store aja lama. Ini bukan soal tablet murah, tapi tablet yang memang enggak layak dipakai,” ujar DKID Media.
Baca Juga:
OneXPlayer Super X Tampil Berbeda, Layar AMOLED Jadi Senjata Utama Tablet PC Kelas Atas
RAM dan Storage Ternyata Palsu
Lewat aplikasi diagnostik dan pembongkaran fisik, terungkap bahwa:
- RAM asli bukan 16 GB, melainkan sekitar 2 GB
- Storage nyata hanya 16 GB
- Angka besar yang tampil di sistem hanyalah rekayasa firmware
Bahkan, logic board tablet menunjukkan penggunaan chipset MediaTek MT6735, prosesor entry-level 4G lawas dari sekitar 2017—jauh dari klaim “10-core” yang tertera di deskripsi produk.
“Kalau dihitung logika aja, RAM terpakai dan sisa enggak masuk akal. Dari situ harusnya sudah curiga,” jelas DKID Media.
Kamera dan Bodi Sekadar Gimik
Meski tampilan luar meniru desain tablet premium bahkan menyerupai Huawei isi dalamnya sangat jauh dari kata layak:
- Modul kamera belakang hanya satu kamera aktif, sisanya dummy
- Kualitas kamera penuh noise dan garis
- Bodi plastik dengan perakitan kasar
- Baterai tanpa spesifikasi jelas
“Ini tablet satu mesin, bajunya doang yang diganti-ganti. Kameranya juga gimik,” kata DKID Media.
Kenapa Bisa Lolos Shopee Mall?
Temuan paling krusial adalah soal label “Mall Ori”. Menurut DKID Media, label tersebut bukan jaminan spesifikasi asli, melainkan hanya legalitas nama brand yang terdaftar.
“Ori itu ori nama brand-nya, bukan ori speknya. Banyak yang salah paham di situ,” tegas DKID Media.
Artinya, selama merek terdaftar secara legal, produk tetap bisa menyandang label Mall meski spesifikasi yang diklaim menyesatkan.
Edukasi untuk Konsumen
DKID Media menegaskan, tablet dengan spesifikasi “terlalu bagus untuk harga Rp1 jutaan” adalah red flag. Bahkan brand lokal dan global dengan reputasi jelas pun tidak berani menjual tablet dengan RAM 16 GB dan storage 1 TB di harga tersebut.
“Kalau kelihatan terlalu bagus untuk jadi kenyataan, ya memang enggak nyata,” tutup DKID Media.
Di tengah banyaknya pilihan tablet resmi sejutaan yang jauh lebih layak pakai, konsumen diimbau untuk lebih kritis, tidak hanya terpaku pada label “Mall” atau angka spesifikasi besar.
(Magang UIN Sunan Gunung Djati/Fathir Fahrezi Fardiansyah)


