Tanggapan DPR RI Terkait Wacana Libur Sekolah Ramadhan

Libur sekolah ramadhan
(Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Melalui kementrian Agama (Kemenag) pemerintah mewacanakan libur sekolah penuh selama bulan Ramadhan. Meski belum ada keputusan final, wacana ini telah mendapatkan tanggapan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Salah satu tanggapan datang dari anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad Alaydrus yang menilai rencana tersebut sebagai langkah positif, asalkan dirumuskan dengan matang.

Dorongan untuk Matangkan Rencana Libur Ramadhan

Habib Syarief mengapresiasi tujuan libur sekolah selama Ramadhan, yaitu memberikan kesempatan siswa untuk fokus beribadah dan memperdalam ilmu agama. Namun, ia menekankan perlunya diskusi mendalam antara Kemenag dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar program tersebut dapat dijalankan dengan efektif.

“Tujuan libur selama Ramadhan sangat baik, tetapi formatnya harus dirumuskan dengan jelas. Apakah seluruh kegiatan sekolah diliburkan, atau pembelajaran formal diganti dengan kegiatan keagamaan? Ini perlu dijawab agar tidak membingungkan sekolah dan orang tua,” jelas Syarief, melansir laman DPR, Kamis (9/1/2025).

Habib Syarief juga menyoroti tantangan yang mungkin dihadapi orang tua, terutama jika mereka bekerja. Ia khawatir anak-anak yang hanya berada di rumah akan cepat bosan dan terlalu banyak menggunakan gawai. Menurutnya, kecanduan gawai sudah menjadi masalah serius di kalangan anak-anak, dan Ramadhan seharusnya menjadi momen untuk mengurangi ketergantungan ini.

Ia mengusulkan agar setiap sekolah menyusun program Ramadhan seperti pesantren kilat. Sekolah dapat bekerja sama dengan masjid setempat untuk mengadakan kegiatan keagamaan yang terstruktur.

“Kegiatan Ramadhan ini harus dirumuskan dengan baik agar sekolah dan madrasah siap menyambutnya,” tambahnya.

Pentingnya Kajian Mendalam terhadap Wacana Libur

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI lainnya, Ledia Hanifa Amaliah menilai perlunya analisis menyeluruh terkait sisi positif dan negatif dari wacana libur sekolah selama Ramadhan. Ia mengingatkan jika libur sebulan penuh diterapkan, perlu ada penugasan yang jelas untuk siswa.

“Kalau kita ingin meliburkan selama satu bulan, harus ada target penugasan yang jelas. Jangan sampai liburan justru menjadi momen yang kurang produktif,” ujarnya.

Ledia juga menyebutkan pembelajaran selama Ramadhan biasanya hanya efektif pada dua pekan pertama. Setelah itu, kegiatan belajar mengajar mulai terganggu oleh persiapan Idulfitri. Ia mengusulkan alternatif berupa variasi kegiatan seperti pesantren kilat atau kombinasi pembelajaran akademis dan kegiatan ibadah.

BACA JUGA: Cek Fakta: DPR Dukung Wacana Libur Sekolah Selama Ramadhan

Ledia menyampaikan kebijakan mengenai libur Ramadhan sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan setiap sekolah. Ia berpendapat pemerintah perlu memberikan panduan umum, sedangkan pelaksanaannya diserahkan pada kreativitas masing-masing sekolah. Menurutnya, yang paling penting adalah merancang target yang ingin dicapai selama Ramadhan secara proporsional.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis