BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Team Liquid Philippines (TLPH) sukses melangkah ke Lower Bracket Semi Final M7 World Championship 2026 usai menaklukkan Aurora Gaming Turkey dengan skor 3-1.
Pertandingan yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026), ini menjadi bukti mental juara The Golden Road Hunters dalam tekanan besar.
Kemenangan tersebut memastikan TLPH hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket menuju Grand Final M7 World Championship, sekaligus menjaga peluang menyempurnakan ambisi Golden Road—prestasi yang belum pernah dicapai tim mana pun di skena kompetitif Mobile Legends: Bang Bang.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat langkah Aurora Gaming Turkey harus terhenti di babak lower bracket.
Game Pertama: Aurora Turkey Tampil Dominan
Aurora Gaming Turkey langsung tancap gas sejak game pembuka. Mengandalkan permainan agresif dan eksekusi team fight yang rapi, mereka berhasil mengontrol tempo pertandingan.
Meski Team Liquid Philippines sempat unggul dalam penguasaan objektif early game, titik balik terjadi pada menit ke-9. Aurora mengamankan lord pertama setelah memenangkan team fight krusial di mid lane. Keunggulan ini dimanfaatkan secara maksimal hingga mengakhiri game di menit ke-11.
Aurora unggul 1-0 dengan performa solid dari Tienzy dan Rosa yang mendominasi jalannya pertandingan.
Game Kedua: KarlTzy Menggila, Savage Jadi Penentu
Memasuki game kedua, Team Liquid Philippines tampil jauh lebih disiplin. Pertarungan berlangsung sengit sejak menit awal, dengan jual beli kill yang intens dan tempo permainan tinggi.
Momentum penting datang di menit ke-22 ketika KarlTzy tampil luar biasa dan mencatatkan savage, menghabisi seluruh pemain Aurora dalam satu momen krusial. Aksi ini langsung membalikkan keadaan dan membuka jalan bagi TLPH untuk melakukan end game.
Skor imbang 1-1, dan kepercayaan diri Team Liquid Philippines mulai terlihat jelas.
Game Ketiga: Dominasi Total TLPH
Game ketiga menjadi panggung dominasi Team Liquid Philippines. Strategi crowd control yang matang membuat Aurora kesulitan mengembangkan permainan, terutama pada sektor jungle.
TLPH berhasil mengamankan turtle dan lord tanpa perlawanan berarti. Keunggulan map control dan koordinasi team fight yang rapi membuat Aurora terus tertekan hingga akhirnya game berakhir di menit ke-14.
Sanford kembali mencuri perhatian dan meraih MVP, membawa TLPH unggul 2-1.
Profil Kairi ONIC Esports, Jungler Impor Paling Ditakuti di MPL Indonesia
Game Keempat: Comeback Dramatis, Oheb Jadi Penentu
Aurora Turkey sempat memberikan perlawanan sengit di game keempat. Mereka bahkan unggul jauh dalam jumlah turret dan mengamankan dua lord pertama, menciptakan tekanan besar bagi Team Liquid Philippines.
Namun, pengalaman dan ketenangan TLPH berbicara. Mereka berhasil menahan push Aurora dan menciptakan titik balik pada perebutan lord ketiga. KarlTzy mengamankan lord, disusul kemenangan team fight yang membuat Aurora kehilangan tiga pemain inti.
Momentum tersebut langsung dimanfaatkan untuk melakukan push terakhir. Game berakhir di menit ke-18 dengan Oheb tampil gemilang dan meraih MVP berkat positioning sempurna serta damage konsisten.
Menuju Semi Final, Ambisi Golden Road Terjaga
Kemenangan 3-1 ini menegaskan status Team Liquid Philippines sebagai salah satu kandidat terkuat juara M7 World Championship 2026. Mental juara, kedalaman strategi, dan performa individu yang konsisten menjadi modal besar mereka menghadapi laga berikutnya.
Sementara itu, Aurora Gaming Turkey harus puas mengakhiri perjalanan mereka di M7. Meski tersingkir, performa mereka—terutama di game pertama—tetap layak diapresiasi.
Team Liquid Philippines kini tinggal selangkah lagi menuju Grand Final, menjaga asa untuk menorehkan sejarah besar di panggung dunia Mobile Legends.
(Dist)











