BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Bursa transfer Super League Januari menjadi fase krusial bagi Persib Bandung dalam menjaga ambisi besar mereka: mencetak sejarah hattrick juara. Maung Bandung tak ingin kehilangan momentum, terutama di tengah persaingan papan atas yang kian ketat.
Teka-teki soal penambahan pemain akhirnya menemukan titik terang seiring keputusan manajemen melepas sejumlah legiun asing di jeda kompetisi. Sesuai komitmen awal, Persib hanya akan menambah amunisi jika ada pemain yang keluar dan kini, slot asing mulai terbuka.
Satu nama sudah resmi dilepas lebih dulu. William Marcilio angkat kaki pada Desember lalu setelah gagal menunjukkan performa maksimal di paruh musim. Gelandang serang asal Brasil itu kalah bersaing dengan Luciano Guaycochea, Berguinho, hingga talenta lokal Beckham Putra Nugraha.
Eks pemain Arema FC tersebut kini melanjutkan karier ke Liga Korea bersama Chungnam Asan, mengikuti jejak Charles Lokolingoy yang lebih dulu hijrah ke Negeri Ginseng. Tak berhenti di situ, satu nama lain, Federico Barba, juga dikabarkan segera meninggalkan Bandung dan kembali ke Eropa pada bursa transfer Januari ini.
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, sebelumnya sudah menegaskan bahwa kebijakan transfer klub bersifat selektif dan realistis.
“Kalau nanti ada pemain asing Persib Bandung yang keluar, pasti ada penambahan. Tapi kalau tidak ada yang keluar, saya yakin tidak akan ada penambahan di Super League ini,” ujar Umuh kepada wartawan beberapa waktu lalu, dikutip Kamis (15/1/2026).
Dengan hengkangnya William dan potensi kepergian Barba, Persib kini memiliki ruang untuk mendatangkan pemain asing baru yang dinilai lebih cocok dengan kebutuhan taktikal pelatih.
Baca Juga:
90 Persen Pemain Akan Dipertahankan, Bojan Hodak Ingin Pondasi Persib Bandung Tetap Kokoh
Antisipasi Cedera dan Persaingan Ketat
Umuh menilai kedalaman skuad menjadi faktor penting, terutama untuk mengantisipasi badai cedera yang kerap muncul di fase krusial kompetisi.
“Kekurangannya itu kadang-kadang tim lagi on, tapi di fase yang sangat penting justru ada pemain yang cedera atau sakit. Itu yang harus diwaspadai ke depannya,” ungkapnya.
Ia menegaskan seluruh pemain harus selalu berada dalam kondisi siap tempur. Umuh juga percaya kualitas pemain lokal Persib saat ini sudah sangat kompetitif, sehingga kehadiran pemain asing baru diharapkan menjadi pelengkap ideal.
Menatap putaran kedua, Umuh mengingatkan bahwa margin poin di klasemen sangat tipis. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam perburuan gelar.
“Persaingan ini harus disikapi dengan strategi yang benar supaya Persib Bandung tidak terkalahkan. Sekali kalah atau sekali seri saja sudah sangat riskan, karena tim-tim di bawah selisih poinnya cuma satu atau dua,” tegasnya.
Persib Bandung akan memulai putaran kedua dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 25 Januari mendatang. Tiga poin menjadi harga mati demi mengamankan puncak klasemen dan menjaga asa menuju gelar juara.











