BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menghadirkan inovasi teknologi peternakan bernama “PetraScan”. Alat ini merupakan biosensor multiparameter berbasis metode spektroskopi yang terintegrasi dalam milking machine (mesin pemerahan sapi). Fungsinya, untuk mendeteksi penyakit mastitis subklinis pada sapi perah melalui indikator fluorosensi dan absorbansi, sehingga mampu meningkatkan keberlanjutan serta produktivitas susu di Indonesia.
Inovasi tersebut digagas oleh tim lintas disiplin ilmu yang terdiri atas Athifah Ari Ghumaisha (Teknik Informatika), Muhamad Hilmy Al Hafidz (Biologi), Adlina Rohadatul Aisy (Biologi), Umar Abdurrahmannasrulloh (Ilmu Peternakan), dan M. Luthfi Firdaus (Teknik Elektro) dengan bimbingan Novi Mayasari, S.Pt, M.Sc, Ph.D. Karya mereka lahir melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) dan berhasil mendapatkan dukungan pendanaan dari Kemendikti Saintek RI.
Latar belakang pengembangan PetraScan berangkat dari tantangan rendahnya produktivitas susu dalam negeri. Padahal, pemenuhan gizi menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Salah satu penyebab rendahnya produktivitas susu adalah masih minimnya penerapan smart farming dengan sistem teknologi yang memperhatikan prinsip animal welfare.
Riset Nuraini dkk. (2023) mencatat, sekitar 63,42 persen sapi perah di Indonesia mengalami mastitis, penyakit yang menurunkan kualitas susu sekaligus menimbulkan kerugian besar bagi peternak.
PetraScan hadir sebagai solusi. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan indikator fluorosensi menggunakan reagen acriflavine untuk mewarnai Somatic Cell Count (SCC) dengan sensor AS7262, serta indikator absorbansi menggunakan LDR sebagai multiparameter untuk meningkatkan akurasi.
Tidak hanya canggih, PetraScan juga didesain kokoh, berstandar food grade, dan siap dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung industri peternakan dan susu di Indonesia.
Baca Juga:
SMARISH FEST 2025: Inovasi Mahasiswa UNNES Hadirkan Belajar Seru di Malaysia
Tingkatkan Efisiensi Energi Listrik, Mahasiswa Ciptakan MFC Berbasis Limbah Organik
Keberadaan PetraScan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam memperkuat pendidikan, sains, dan teknologi, sekaligus selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Good Health and Well-being) dan poin 9 (Industry, Innovation and Infrastructure).
Inovasi ini menunjukkan bahwa masa depan industri peternakan Indonesia bisa lebih maju dengan dukungan teknologi karya anak bangsa.
(Virdiya/Budis)











