JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Jagat media sosial dihebohkan oleh pernyataan selebgram kembar Christina O’Connel dan Carlina O’Connel, yang dikenal sebagai The Connel Twins.
Dalam video yang beredar luas, keduanya menyinggung sosok selebgram wanita berinisial J yang disebut memiliki perilaku kurang baik selama berada di Bali.
Video Viral
Pernyataan tersebut diunggah ulang oleh akun Instagram @gosip_danu pada Minggu (15/2/2026) dan langsung memicu spekulasi publik.
Sejumlah warganet kemudian mengaitkan inisial J dengan nama Jennifer Coppen. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai sosok yang dimaksud dalam pernyataan tersebut.
Dalam video yang beredar, The Connel Twins menyampaikan klaim mereka secara terbuka.
“Kita sudah tahu dari dahulu dia di Bali seperti apa. Dia itu jahat. Makanya kita pernah ngomong kalau dia itu pernah ditampar sama cowok karena mulutnya yang suka nyinyir,” ujar mereka.
Klaim Tak Disukai di Bali
Tidak hanya itu, keduanya juga mengeklaim bahwa perempuan berinisial J tersebut kurang disukai oleh sejumlah pihak di Bali.
“Dia itu di-banned di sini (Bali). Banyak yang enggak suka sama dia,” tegas mereka.
Pernyataan tersebut makin memancing perbincangan panas di kolom komentar berbagai platform media sosial.
Tudingan Serius Picu Kontroversi
Kontroversi semakin memanas setelah The Connel Twins turut melontarkan tudingan serius terkait kehidupan pribadi sosok berinisial J.
Mereka mengaku memperoleh cerita tersebut dari seorang teman pria.
“Aku tahu dari teman aku, dan teman aku ini cowok. Dia pernah (berhubungan) katanya dan menyampaikan cerita tersebut kepada kami,” ungkapnya.
Meski demikian, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Siap Hadapi Risiko Hukum
Dalam pernyataannya, The Connel Twins juga menegaskan tidak gentar apabila pernyataan mereka berujung pada langkah hukum.
“Apa yang kita bicarakan di sini itu benar dan banyak ceritanya. Kita enggak takut kalau dilaporkan,” ujar mereka.
Baca Juga:
Belum Ada Klarifikasi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak mana pun yang dikaitkan dengan inisial J.
Publik pun masih menunggu klarifikasi langsung guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut.
Situasi ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi viral, terutama yang masih bersifat klaim sepihak dan belum terverifikasi.
(Dist)











