JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemain Bassis senior, Thomas Ramdhan mengaku akan keluar dari GIGI Band yang sudah digawanginya selama lebih dari 3 dekade. Hal tersebut diungkapkan Thomas melalui unggahan resmi di Instagram.
Thomas Ramadhan menjelaskankan bahwa 25 April 2026 akan menjadi hari terakhir dirinya bersama GIGI.
“Andai km temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kl km temen sejati,paham ???,” tulis Thomas.
“In Syaa Allah kemungkinan tgl 25 April 2026 hari terakhir sy bareng @gigibandofficial,” tulis Thomas.
“Sy percaya untuk rezeki ada yg ngatur. Aamiin Yaa Robballamin,” tulisnya lagi.
Selain itu, Thomas juga mengungkapkan kekesalannya melalui unggahan di story instagram.
“kl bajingan tetep aja bajingan, mau dibungkus adab sok baik sekalipun!!,” katanya.
Unggahan thomas mendapat reaksi beragam dari para netizen terutama para fans Band Gigi.
“Lumrah dalam perjalanan sebuah band. Kalau gak bubar karena narkoba, bubar Krn pembagian royalti, gara2 lagu ciptaan gak disepakati oleh anggota lain dst. Nanti mereka juga bakal reuni lagi…main bareng lagi, Krn panggilan jiwa bermusik mereka,” tulis @map**.
“Panas panas panas panas…….,” tulis @rich**.
“Ngedumel kang, kalem atuh udah gede😅🙏🏻,” tulis adi**.
Profil Thomas Ramadhan
Thomas Ramadhan adalah musisi legendaris Indonesia yang paling dikenal sebagai pemain bas (bassis) dari band rock GIGI. Ia merupakan salah satu pemain bas paling berpengaruh di tanah air dengan gaya permainan yang sangat berkarakter.
Nama Lengkap: Thomas Ramadhan
Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 5 Maret 1970
Instrumen: Bas
Grup Musik: GIGI (anggota pendiri)
Perjalanan Karier
Thomas mendirikan GIGI pada tahun 1994 bersama Armand Maulana, Dewa Budjana, Ronald Fristianto, dan Baron. Ia sempat keluar dari band pada akhir 90-an karena masalah pribadi, namun kembali bergabung dan tetap menjadi pilar GIGI hingga saat ini.
Selain di GIGI, ia pernah terlibat dalam berbagai proyek musik, termasuk grup Bebek dan kolaborasi dengan berbagai musisi lintas genre.
Thomas dikenal dengan permainan bas yang dinamis, penggunaan teknik slap yang ritmik, serta kemampuannya mengisi ruang lagu dengan melodi bas yang “bernyawa” tanpa mengganggu vokal.
Fakta Menarik
Sebagai musisi asal Bandung, ia menjadi bagian penting dari perkembangan kancah musik rock dan pop di Jawa Barat.
Banyak bassis muda di Indonesia menjadikannya sebagai referensi utama dalam belajar instrumen bas.
Bersama Armand Maulana dan Dewa Budjana, ia adalah sosok yang menjaga GIGI tetap eksis selama lebih dari 30 tahun di industri musik Indonesia.



