Tiap Enam Bulan, Kinerja Menteri Prabowo Akan Dievaluasi , Peluang Reshuffle Tiap Satu Semester?

Tiap Enam Bulan Kinerja Menteri Prabowo Akan Dievaluas
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo (dok. gerindra)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Presiden Prabowo Subianto akan mengevaluasi kinerja menteri setiap satu semester, hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Menurutnya, Prabowo berpeluang melakukan reshuffle setiap enam bulan. Hashim mengaku mendapatkan pernyataan tersebut langsung dari kakaknya. Menurut adik kandung Prabowo ini, menteri yang akan diganti adalah yang terbukti tidak melakukan tugasnya dengan efisien, cepat lelang, atau terjerat kasus korupsi.

“Prabowo orangnya tegas, saya kira sudah banyak yang tahu soal itu. Saya terus terang semakin optimis dengan pemerintahan baru ini dengan pernyataan tersebut,” kata Hashim mengutip katadata.

Di sisi lain, Hashim mengakui Kabinet Merah Putih tergolong gemuk dengan jumlah 48 Kementerian. Kabinet Merah Putih memiliki lebih dari 130 jabatan politik, yang antara lain terdiri dari 48 menteri, 56 wakil menteri, dan lima kepala lembaga.

Walau demikian, Hashim mengajak masyarakat untuk menunggu hasil program-program Kabinet Merah Putih daripada memperdebatkan jumlah kementerian. Salah satu target utama Kabinet Merah Putih adalah pengentasan kemiskinan di dalam negeri.

Salah satu langkah yang diambil Prabowo terkait target tersebut adalah pembentukan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Prabowo memilih Budiman Sudjatmiko untuk memimpin lembaga nonkementerian tersebut.

Prabowo menyampaikan, penambahan struktur kementerian penting untuk menambah badan-badan yang strategis. Ia mengakui anggota kabinetnya lebih banyak dibandingkan pemerintah sebelumnya. Namun, ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar sehingga wajar memiliki banyak menteri.

BACA JUGA: Menyingkap Kebun Raya Gunung Tidar, Tempat Perkemahan Kabinet Merah Putih

Prabowo membandingkan luas wilayah Indonesia yang setara dengan wilayah Eropa Barat. Menurut Prabowo Eropa Barat yang luasnya sama justru terbagi dalam 27 negara.

“Kita satu negara. Mengelola Eropa itu membutuhkan 27 Menteri Keuangan, 27 Menteri Pertahanan, 27 Menteri Dalam Negeri. Saudara-saudara, kita seluas Eropa,” ujar Prabowo.

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo