Tips Pilih Susu Formula Terbaik Pengganti ASI

Susu Formula pengganti ASI
(Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Bagi bayi, Air Susu Ibu (ASI) ialah asupan terbaik bagi bayi. Namun, dalam situasi tertentu, pemberian ASI terkadang menjadi sulit. Pada kondisi seperti ini, susu formula menjadi alternatif pengganti ASI untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Susu formula hadir dengan berbagai jenis kandungan, sehingga orang tua perlu bijak dalam memilih yang sesuai dengan kebutuhan buah hati. Langkah ini penting agar kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi secara optimal.

Tips Pilih Susu Formula Terbaik

Merangkum Healthline, berikut adalah tips untuk membantu Anda memilih susu formula terbaik.

1. Perhatikan Kandungan Nutrisi dalam Susu Formula

Protein

Susu formula memiliki berbagai jenis kandungan protein. Ada formula dengan protein standar atau ukuran penuh yang diambil langsung dari susu sapi atau kedelai tanpa proses pemecahan. Protein ini sering ditandai dengan istilah seperti “susu tanpa lemak,” “isolat protein susu,” atau “protein whey.”

Selain itu, terdapat formula dengan protein terhidrolisis sebagian, yang berarti protein sudah dipecah menjadi ukuran lebih kecil sehingga lebih mudah dicerna. Kandungan ini biasanya cocok untuk bayi yang kesulitan mencerna protein ukuran penuh atau memiliki riwayat gangguan pencernaan.

Karbohidrat

Laktosa adalah sumber karbohidrat utama dalam ASI dan sebagian besar bayi sehat mampu mencernanya. Bagi bayi yang baru pertama kali mencoba susu formula, sebaiknya pilih formula berbasis laktosa sambil memantau reaksi bayi.

Namun, ada kondisi tertentu seperti bayi prematur atau yang mengalami iritasi saluran pencernaan, di mana tubuhnya memproduksi lebih sedikit enzim untuk mencerna laktosa. Dalam kasus ini, formula rendah laktosa bisa menjadi pilihan. Formula ini biasanya menggunakan sukrosa atau gula glukosa sebagai sumber energi alternatif.

2. Sesuaikan dengan Kondisi Bayi

Bayi yang mengalami refluks asam atau sering gumoh dapat diberikan susu formula dengan kandungan whey yang tinggi. Protein whey lebih cepat dicerna dibandingkan kasein sehingga cocok untuk kondisi ini. Selain itu, formula yang dikentalkan juga bisa membantu mengatasi refluks asam.

3. Pilih Produk Berizin BPOM

Memastikan susu formula memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah langkah penting untuk keamanan bayi. Produk yang berizin BPOM telah melewati uji kelayakan dan keamanan.

4. Perhatikan Risiko Alergi

Risiko alergi pada bayi menjadi pertimbangan penting. Jika bayi menunjukkan reaksi alergi seperti ruam kulit, muntah, atau diare setelah mengonsumsi susu formula tertentu, segera hentikan pemberiannya dan konsultasikan dengan dokter anak.

Dokter mungkin akan merekomendasikan susu formula khusus seperti susu terhidrolisa ekstensif atau susu formula berbasis asam amino. Meski berbasis susu sapi, protein dalam formula ini sudah diolah sehingga lebih aman bagi bayi yang alergi.

5. Hindari Susu Berbasis Tanaman

Susu berbasis tanaman seperti susu kedelai, susu beras, atau susu almond tidak disarankan untuk bayi. Kandungan nutrisi dalam susu jenis ini tidak mencukupi kebutuhan gizi bayi, baik untuk bayi normal maupun yang memiliki alergi.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Susu Formula Baru

  • Ketika bayi mulai mengonsumsi susu formula baru, perhatikan beberapa hal berikut:
  • Pola tidur bayi
  • Perubahan tekstur atau frekuensi tinja
  • Tingkat kerewelan di siang hari
  • Muntah atau gejala tidak nyaman lainnya

BACA JUGA: Kemenkes: Larangan Susu Formula Pada Bayi Sesuai Rekomendasi WHA

Jika keluhan terus berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat.

Pilihlah susu formula yang jadi pengganti ASI dengan memperhatikan kandungan, kondisi bayi, dan izin BPOM, untuk memastikan keamanaan dan memberikan susu yang terbaik untuk buah hati.

 

(Virdiya/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

2

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025

3

Murah! HUAWEI MateBook D14 Terjual dengan Harga Rp8,9 jutaan

4

Sinopsis Film Bajaj Bajuri, Pernah Dibintangi Mat Solar

5

Cek, Cara Mengatasi Pengisian Token Listrik yang Gagal Terus
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg