JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Peringkat orang terkaya dunia versi Forbes Real-Time Billionaires mengalami pergeseran signifikan pada awal 2026. Dalam kurun satu bulan pertama tahun ini, lima dari 10 orang terkaya dunia saling bertukar posisi.
Perubahan tersebut mencerminkan tingginya volatilitas pasar saham global dan sensitifnya kekayaan para miliarder terhadap pergerakan harga saham. Namun di tengah dinamika tersebut, satu nama tetap tak tergoyahkan yakni Elon Musk.
Elon Musk Masih Jauh di Puncak
Berdasarkan data Forbes per Minggu (1/2/2026), Elon Musk kembali mengukuhkan diri sebagai orang terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan mencapai US$ 775 miliar.
Dalam sebulan terakhir saja, kekayaan bos Tesla, SpaceX, dan xAI itu bertambah sekitar US$ 48 miliar.
Selisih kekayaan Musk dengan pesaing terdekatnya kini terbilang ekstrem. Larry Page, salah satu pendiri Google yang berada di posisi kedua, memiliki kekayaan sekitar US$ 277 miliar, atau hampir US$ 500 miliar lebih rendah dibanding Musk.
Elon Musk di Ambang Sejarah US$ 800 Miliar
Lonjakan kekayaan Musk terutama didorong oleh xAI Holdings, perusahaan kecerdasan buatan dan media sosial miliknya. Perusahaan tersebut baru-baru ini berhasil menghimpun pendanaan US$ 20 miliar dari investor swasta dengan valuasi mencapai US$ 250 miliar.
Pendanaan ini secara signifikan meningkatkan nilai kepemilikan Musk di xAI Holdings sebesar US$ 62 miliar, sehingga total nilai kepemilikannya mencapai US$ 122 miliar.
Dengan capaian ini, Musk semakin dekat menjadi orang pertama dalam sejarah dunia dengan kekayaan US$ 800 miliar.
Sebelumnya, Musk telah mencetak rekor berturut-turut: menembus US$ 500 miliar pada Oktober 2025, US$ 600 miliar pada Desember 2025, dan US$ 700 miliar hanya empat hari kemudian.
Menariknya, bahkan penurunan pendapatan tahunan Tesla untuk pertama kalinya tidak mampu menghambat laju kekayaannya.
Perubahan Besar di Papan Atas
Larry Page mempertahankan posisi kedua dunia selama tiga bulan berturut-turut setelah saham Alphabet naik sekitar 8%, menambah kekayaannya sekitar US$ 20 miliar.
Rekannya sesama pendiri Google, Sergey Brin, melonjak ke posisi ketiga dengan kekayaan sekitar US$ 255 miliar.
Mark Zuckerberg juga mencatatkan performa positif. Kenaikan saham Meta Platforms sebesar 8% mendongkrak kekayaannya menjadi US$ 246 miliar, mengantarkannya naik ke posisi lima besar.
Sebaliknya, Larry Ellison menjadi miliarder dengan penurunan kekayaan terbesar pada Januari 2026. Anjloknya saham Oracle sebesar 17% memangkas kekayaannya sekitar US$ 34 miliar, membuatnya turun ke peringkat keenam.
Miliarder Prancis Bernard Arnault bertahan di posisi ketujuh meski saham LVMH merosot 14%, menggerus kekayaannya sekitar US$ 26 miliar.
Sementara pendiri Zara, Amancio Ortega, kembali masuk 10 besar untuk pertama kalinya sejak Juni 2025, menandai kembalinya lebih dari satu miliarder non-AS ke jajaran elite dunia.
Baca Juga:
Bukan Orang Sembarangan, Ini Rekam Jejak Suami Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi
Bitcoin Jebol US$80.000, Rezim Ketat The Fed Picu Ketakutan Likuiditas
Total Kekayaan 10 Orang Terkaya Dunia
Forbes mencatat per 1 Februari 2026, total kekayaan gabungan 10 orang terkaya dunia mencapai sekitar US$ 2,6 triliun, relatif stabil dibanding bulan sebelumnya.
Namun Forbes menegaskan, angka ini bisa berubah setiap hari seiring fluktuasi harga saham global.
Daftar Orang Terkaya Indonesia Masih Stabil
Di Indonesia, peta orang terkaya relatif tidak banyak berubah. Prajogo Pangestu kembali menempati posisi teratas dengan kekayaan sekitar US$ 30,4 miliar, sekaligus berada di peringkat ke-71 dunia.
Pendiri Barito Pacific tersebut memulai bisnis dari industri kayu, sebelum berekspansi ke petrokimia melalui Chandra Asri dan energi terbarukan lewat Barito Renewables Energy. Strategi diversifikasi inilah yang menjaga kekayaannya tetap solid di tengah fluktuasi pasar.
Posisi kedua masih ditempati Low Tuck Kwong, pendiri Bayan Resources, dengan kekayaan US$ 22,3 miliar, disusul R Budi Hartono dan Michael Hartono dari Grup Djarum.
(Dist)











