Toprak Razgatlioglu Bikin Pramac Tercengang di tes Valencia, Taklukan Ban Michelin

MotoGP Toprak Razgatlioglu
Toprak Razgatlioglu (Foto: dok.MotoGP).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Debut MotoGP Toprak Razgatlioglu di tes Valencia tak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga membuat bos Pramac, Gino Borsoi, benar-benar terkejut. Sang juara dunia Superbike tiga kali itu tampil jauh lebih cepat beradaptasi dari yang diperkirakan, terutama dalam menaklukkan karakter ban depan Michelin, bagian paling sulit bagi pembalap yang berasal dari World Superbike.

Toprak, yang menjalani 53 lap dengan motor Yamaha V4 terbaru, menutup hari di posisi 18 dari 22 pembalap. Namun jarak hanya 1,294 detik dari waktu terbaik sudah cukup untuk membuat banyak orang tercengang. Ia bahkan unggul dari dua pembalap yang jauh lebih berpengalaman: Jack Miller dan Alex Rins.

Padahal, sebelum tes, ekspektasi realistis menyebut Toprak akan mengalami hambatan besar. Gaya pengeremannya yang terkenal ekstrem dengan ban Pirelli, bahkan kadang di luar batas fisik motor, bahkan diprediksi berbenturan keras dengan karakter Michelin yang jauh lebih sensitif.

Borsoi mengaku sudah menyiapkan mental bahwa adaptasi Toprak akan panjang dan mungkin penuh jatuh-bangun. Namun apa yang ia saksikan di trek benar-benar di luar prediksi.

“Jujur, saya sangat terkejut. Cara dia menerima masukan, pola pikirnya, semuanya luar biasa. Kami semua tahu dia monster di pengereman, tapi hari ini ia menunjukkan bahwa ia mampu mengubah gaya balapnya dalam waktu sangat singkat,”kata Bos Pramac.

Baca Juga:

Yamaha Siapkan Toprak Razgatlıoglu untuk MotoGP 2026

Borsoi menambahkan bahwa Toprak bukan hanya cepat belajar, tetapi juga sangat rendah hati dan terbuka.

“Dia mudah diajak bicara, sangat bersahabat. Rasanya seperti berbicara dengan teman lama.” ungkapnya.

Pramac sebenarnya sudah berkali-kali memberi peringatan sejak sebelum turun lintasan.

“Jangan mengerem seperti di Superbike. Tolong pahami dulu karakter ban depan Michelin,” ujarnya.

Bahkan mekanik Yamaha sempat khawatir Toprak akan langsung menabrak batas hingga menyebabkan insiden.

Namun hanya dalam beberapa lap, Toprak menunjukkan pemahaman yang membuat semua orang terdiam. Ia tidak memaksakan diri, justru mengamati batas ban dan mengalirkan braking point sesuai kebutuhan motor MotoGP.

“Dia mengerti sejak awal dan beradaptasi cepat. Itu hal yang paling melegakan,” ujar Borsoi.

Pramac dan Yamaha sepakat bahwa kecepatan Toprak hari itu bukan gambaran kemampuan sesungguhnya. Ia masih jauh dari limit motor, belum masuk mode time attack, dan belum mencoba ban baru.

“Kami belum melihat kecepatan aslinya. Tapi kami sudah melihat siapa dirinya dengan cara kerja, pendekatan, dan mentalitasnya. Dia sudah cocok dengan gaya MotoGP,” kata Borsoi.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Persib Bandung Datangkan Igor Tolic
Igor Tolic Pasang Target Tinggi, Persib Tak Mau Sekadar Numpang Lewat di ASEAN Club Championship 2026/2027
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo