BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP akhirnya terjadi. Ia turun dalam tes pascamusim di Valencia, Selasa (18/11), mengenakan warna Pramac Yamaha untuk pertama kalinya di depan publik.
Namun di balik penampilan yang cukup solid untuk seorang rookie, manajernya, Kenan Sofuoglu, justru mengungkapkan hal yang mengejutkan: Toprak sama sekali belum membuka gaya balap aslinya.
Cuaca basah pada pagi hari membuat sesi berjalan lambat, memaksa Toprak menunggu hingga lintasan benar-benar kering sebelum benar-benar mulai menemukan ritmenya. Ia menutup hari di posisi 18, sekitar 1,3 detik di belakang Raul Fernandez, sang pembalap tercepat.
Angka tersebut tampak wajar untuk pebalap debutan. Namun menurut Sofuoglu, angka itu tidak mencerminkan apa pun dari potensi Toprak.
“Kalau lihat lap time, dia memang terpaut sekitar 1,5 detik. Tapi itu bukan Toprak yang sebenarnya,” ujar Sofuoglu, melansir MotoGP, Jumat (21/11/2025).
“Dia sangat berhati-hati. Wajar, karena sekarang dia hanya punya satu motor V4. Dia tidak mau mengambil risiko,” katanya.
Baca Juga:
Toprak Razgatlioglu Buka Peluang Pindah ke MotoGP pada 2026
Sofuoglu menegaskan bahwa gaya balap ekstrem yang membuat Toprak terkenal dengan pengereman super-late, sliding agresif, hingga kontrol motor yang tak lazim bagi pebalap lain, sama sekali belum keluar. Toprak saat ini hanya fokus memahami motornya, bukan menunjukkan kemampuan penuh.
“Setelah beberapa tes, kalian akan melihat Toprak yang sesungguhnya dengan pengereman gila, sliding, sampai push maksimal. Kami tidak meminta dia crash atau memaksa time attack. Ini tes, bukan balapan,” tegasnya.
Di tengah keraguan banyak pihak soal gaya balap Toprak yang dianggap tak cocok dengan MotoGP, Sofuoglu justru membalas dengan nada percaya diri. Ia yakin publik akan dikejutkan ketika Toprak sepenuhnya beradaptasi.
“Orang bilang gaya Toprak tidak akan jalan di MotoGP? Mereka akan lihat sendiri nanti. Sebelum dia masuk WSBK, tidak ada yang balap seperti dia. Tapi dia membuat semuanya berhasil,” ujarnya.
Menatap musim 2026, Sofuoglu bahkan sudah memasang target yang jelas, Toprak harus menjadi pembalap Yamaha terbaik.
“Di MotoGP ada empat Yamaha. Target kami sederhana, Toprak harus paling atas. Fabio Quartararo itu salah satu yang terbaik. Jika Toprak bisa bertarung dengannya di tahun pertama, itu sudah luar biasa,” pungkasnya.
(Budis)











