Tragedi Tertimbun Tambang Ilegal: Dua Kakak Beradik di Cirebon Tewas

Kakak beradik tertimbun longsor cirebon
Ilustrasi. (Istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kakak Beradik bernama Rian Andrian Pamungkas (23) dan Dani Danara (27) tewas setelah tertimbun longsor di bekas tambang galian C illegal.

Kedua korban yang berasal dari Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon tersebut menjadi korban saat mencari nafkah di area tambang yang sebenarnya sudah lama ditutup.

Akibat peristiwa ini, Rian meninggalkan istri yang tengah hamil tua dan Dani meninggalkan anak balita berusia 2 tahun.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar melayat ke rumah duka pada Jumat (20/6/2025). Ia mengaku kehadirannya merupakan bentuk empati dan perhatian atas tragedi kemanusiaan ini.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk belasungkawa dan kepedulian. Ini bukan hanya musibah, tetapi luka yang dalam bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya, dikutip Sabtu (21/6/2025).

Eko menyampaikan lokasi insiden merupakan area tambang yang sebelumnya telah resmi ditutup dan diberi tanda peringatan. Penutupan akses dan sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan sejak awal Juni. Namun, tekanan ekonomi membuat sejumlah warga tetap nekat bekerja di area tersebut.

“Imbauan yang kami berikan ternyata belum cukup kuat untuk menghalangi kebutuhan hidup masyarakat. Mereka tetap memaksakan diri, dan akibatnya, nyawa kembali melayang,” ujarnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum bukanlah solusi utama untuk mencegah tragedi serupa. Eko menekankan perlunya pendekatan yang lebih manusiawi, termasuk penyediaan lapangan kerja alternatif bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari tambang ilegal.

Baca Juga:

Dua Orang Tertimbun Longsor Tambang Galian C Argasunya Cirebon

Polresta Cirebon Segel Tambang Diduga Ilegal Milik CV Bakti Agung Jaya

“Kami tidak ingin ada lagi anak-anak yang tumbuh tanpa ayah, atau ibu yang kehilangan suami saat sedang mengandung. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap kawasan bekas tambang akan diperketat. Di saat yang sama, pihaknya mendorong pemangku kepentingan untuk segera merumuskan solusi jangka panjang demi melindungi keselamatan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

(Virdiya/)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua PKB Kabupaten Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Headline
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo
Sumber: Ilustrasi AI
Pertamax Resmi Naik! Cek Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina di Sini