Tunggangi Motor Pabrikan Ducati di MotoGP 2026, Alex Marquez Makin Pede Tantang Sang Kakak

MotoGP
Alex Marquez (X/@parcferme_fr)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Alex Marquez memasuki musim MotoGP 2026 dengan semangat dan energi baru. Setelah memastikan musim 2025 dengan status runner-up dunia, kini pembalap Gresini Racing itu akan menunggangi motor spesifikasi pabrikan Ducati, langkah besar yang diyakini bisa mengubah arah kariernya.

Bukan sekadar upgrade teknis, promosi ke motor pabrikan menjadi simbol pengakuan dan kepercayaan penuh Ducati terhadap kemampuan Alex. Dari sekadar “adik Marc Márquez”, kini Alex menjadi bagian dari elite pembalap Ducati yang akan memimpin proyek besar mereka di era baru.

Musim 2025 bisa dibilang sebagai tahun paling matang dalam karier Alex Márquez.
Dengan 24 podium dan tiga kemenangan utama di atas Ducati GP24, ia menunjukkan konsistensi yang jarang dimiliki pembalap non-pabrikan. Bahkan, performanya cukup stabil untuk mengamankan posisi runner-up kejuaraan dunia sebelum dua seri terakhir.

Namun bagi Alex, hasil tersebut bukan puncak, melainkan pijakan awal.

“Saya senang dengan musim ini, tapi saya tahu kami masih bisa lebih baik. Motor pabrikan memberi saya ruang untuk berkembang lebih jauh,” ujarnya, melansir motogp.com, Rabu (5/11/2026).

Musim depan, Alex akan mengendarai Desmosedici GP26, mesin yang sama digunakan oleh Francesco Bagnaia dan Marc Márquez di tim pabrikan. Ducati mengonfirmasi bahwa Alex akan mendapat semua pembaruan teknis dan paket aerodinamika terbaru, sesuatu yang tidak pernah ia nikmati selama membalap untuk tim satelit.

“Motor pabrikan adalah perbedaan besar. Bukan hanya soal tenaga, tapi bagaimana motor bereaksi terhadap setiap input. Setiap detail terasa lebih presisi. Itu yang memberi saya kepercayaan diri untuk menyerang sejak awal,” jelas Alex.

Dengan motor pabrikan, Alex kini bisa mengakses data telemetri dan dukungan teknis langsung dari insinyur Ducati Corse di Bologna. Kolaborasi itu diharapkan mampu menyempurnakan gaya balapnya yang dikenal agresif namun efisien.

Bertahun-tahun hidup di bawah bayang-bayang Marc Márquez tidak mudah. Tapi justru dari tekanan itu, Alex belajar untuk membangun identitas sendiri.

Musim 2025 jadi titik balik: ia lebih sabar, lebih tenang, dan jauh lebih strategis di lintasan. Bahkan ketika berhadapan dengan nama-nama besar seperti Bagnaia atau Martín, Alex mampu bertarung tanpa kehilangan ritme.

“Yang berubah bukan cuma motor, tapi cara berpikir saya. Saya belajar bahwa kecepatan bukan segalanya, kestabilan dan mentalitas justru lebih penting,” ucapnya.

Baca Juga:

Alex Marquez Dominasi Latihan Bebas MotoGP Portugal

Kini dengan motor pabrikan, Alex akhirnya punya senjata yang setara dengan rival utamanya. Jika tahun lalu ia harus berjuang dengan batas kemampuan motor satelit, tahun depan ia akan memulai dari posisi yang sama kuatnya.

Promosi Alex juga membawa harapan baru untuk Gresini Racing, yang tetap menjadi bagian dari struktur Ducati. Tim ini menutup 2025 sebagai tim independen terbaik, dan kolaborasi mereka dengan pabrikan kini semakin erat.

Alex sendiri menyebut tahun depan sebagai “awal baru”.

“Kami tidak ingin puas dengan runner-up. Saya ingin gelar, dan saya tahu kami punya paket untuk mencapainya,” tegasnya.

Dengan kombinasi pengalaman, ketenangan, dan motor terbaik di grid, banyak analis menilai Alex Márquez bisa menjadi kejutan besar di MotoGP 2026.

Apalagi, sejarah menunjukkan bahwa pembalap dengan motor pabrikan Ducati hampir selalu berada di jalur perebutan gelar dalam lima tahun terakhir.

MotoGP 2026 akan jadi musim yang sangat menarik, bukan hanya karena rivalitas saudara Marquez di atas motor identik, tapi juga karena Alex kini punya semua yang ia butuhkan untuk benar-benar menulis sejarahnya sendiri.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik