BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Taman Alun-Alun Bandung resmi ditutup total mulai hari ini, Senin (11/8/2025) untuk penataan tahap II yang akan berlangsung selama empat bulan.
Meski pengumuman penutupan sudah dipasang, sejumlah warga dari berbagai daerah masih terlihat berdatangan karena belum mengetahui kabar tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, area taman ikonik yang berada di jantung Kota Bandung itu telah dipagari besi. Sejumlah pekerja proyek dan petugas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung juga nampak melakukan pengecekan awal pekerjaan.
Rismayanti (36), warga Cibiru, mengaku baru mengetahui penutupan saat tiba di lokasi bersama suami dan anaknya.
Baca Juga:
Revitalisasi Alun-Alun Bandung Habiskan Rp4 Miliar, Kini Lebih Ramah Disabilitas
Alun-Alun Bandung Ditutup 4 Bulan, Penataan Tahap II Siap Bikin Taman Lebih Keren
“Oh, ditutup ya? Baru tahu sekarang. Ya, nggak apa-apa, masih bisa jalan-jalan di luar,” kata Rismayanti.
Rencana untuk berfoto di area rumput sintetis pun terpaksa dibatalkan dan diganti dengan swafoto di dekat Masjid Agung Bandung.
Hal serupa dialami Hendri (46) yang datang dengan niat berekreasi di dalam taman Alun-alun Kota Bandung.
“Baru tahu tadi pas lihat pengumuman. Ya, paling jalan-jalan ke tempat lain yang dekat. Semoga nanti hasilnya lebih bagus,” ucapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadianty, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan ini. Dirinya menegaskan, penutupan total perlu dilakukan demi kelancaran pekerjaan.
Pada penataan tahap II ini, perbaikan yang dilakukan meliputi perbaikan pagar, pembenahan belumbak tanaman, perbaikan dan penggantian lampu penerangan, perkerasan area, serta perbaikan ram dan shelter menuju basement di bagian tengah taman.
Selain itu, akan dilakukan perawatan pohon dan penataan ulang area hijau agar lebih rapi dan nyaman.
“Beberapa perkerasan harus dibongkar dan diperbaiki menyeluruh, sehingga selama pekerjaan berlangsung masyarakat tidak bisa mengakses taman,” ujar Yuli.
Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir November 2025. (Kyy/_Usk)











