DOHA, TEROPONGMEDIA.ID – Kemenangan impresif Arman Tsarukyan atas Dan Hooker di UFC Qatar tak hanya memperpanjang streak positifnya, tetapi juga menjadi panggung bagi Tsarukyan untuk mengirim pesan keras kepada juara kelas ringan UFC, Ilia Topuria. Dengan penuh percaya diri, Tsarukyan menegaskan bahwa dirinya adalah penantang paling layak untuk sabuk juara.
Tsarukyan menundukkan Hooker lewat kuncian pada menit 3:34 ronde kedua dalam laga utama yang digelar di ABHA Arena, Doha, Sabtu (22/11/2025) waktu setempat. Kemenangan ini menjadi yang keenam beruntun bagi petarung 28 tahun tersebut, deretan hasil yang juga mencakup nama-nama besar seperti Damir Ismagulov, Joaquim Silva, Beneil Dariush, hingga Charles Oliveira.
Namun malam itu, sorotan bukan hanya pada teknik grappling Tsarukyan yang kembali menuai pujian, melainkan pada tantangan terbuka yang ia tujukan kepada Topuria.
Begitu usai pertarungan, Tsarukyan tidak menunggu lama untuk mengeluarkan tantangannya.
“Ilia, kalau kamu di sini, ayo. Kita harus berhadapan. Hanya ada satu penantang No. 1, yaitu Arman Tsarukyan,” ucapnya, melansir yahoo sport, dikutip Minggu (23/11/2025)
Ia bahkan menegaskan ambisinya untuk menjadi raja baru di kelas ringan UFC.
“Saya yang terbaik di dunia. Saya akan menjadi juara, mempertahankan gelar itu sebisa mungkin, dan memecahkan semua rekor,” tegasnya.
Baca Juga:
UFC Gedung Putih Bisa Jadi Panggung Comeback Conor McGregor
Bagi banyak pengamat, ucapan Tsarukyan merupakan sinyal jelas bahwa perebutan gelar berikutnya di kelas ringan akan mengarah pada duel Tsarukyan vs Topuria, dua petarung muda dengan gaya agresif dan kemampuan grappling yang sama-sama kuat.
Penampilan Tsarukyan melawan Hooker menunjukkan mengapa ia merasa layak menantang Topuria. Sejak awal, ia tampil sabar dan efektif. Hooker sempat mampu menahan takedown pertama dan mempertahankan posisi berdiri, tetapi momentum berubah ketika Tsarukyan membalikkan clinch menjadi side control, lalu melancarkan ground and pound keras di akhir ronde.
Di ronde kedua, dominasi Tsarukyan semakin terlihat. Berada di atas Hooker yang terjebak dalam full guard, ia mengontrol ritme sebelum akhirnya mengunci leher lawan dengan tekanan tak terhindarkan. Hooker pun melakukan tap-out, menandai akhir duel.
Dengan rekor 10-2 di UFC dan enam kemenangan beruntun, Tsarukyan kini menjadi kandidat kuat perebut sabuk kelas ringan. Tantangan terbukanya terhadap Topuria menambah bumbu persaingan di divisi yang tengah memanas itu.
(Budis)








