Utak Atik Anggaran Pemungutan Suara Ulang Pilkada, Sekda Kabupaten Tasikmalaya: Kita Pakai Anggaran Efisiensi

Anggaran Pemungutan Suara Ulang Pilkada Tasikmalaya
Sekda Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen (Dishubkominfo Kab Tasikmalaya)
-

Tidak ada video disisipkan.

TASIKMALAYA, TEROPONGMEDIA.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Zen menuturkan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan mengalokasikan anggaran hasil dari efisiensi untuk kebutuhan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada. Keputusan itu, bahkan telah dibahas dalam rapat antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tasikmalaya dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Anggaran untuk pelaksanaan PSU nantinya berasal dari hasil efisiensi anggaran yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Karena ini merupakan amanat Undang-undang, ” kata Zen, Jumat 7 Maret 2025.

Zen menambahka, secara total anggaran untuk PSU mencapai Rp 50 Miliar. Anggaran itu, dibagi menjadi dua, yakni Rp 25 miliar berasal dari pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan sisanya Rp 25 miliar dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Namun, belakangan, perhitungan terbaru menunjukkan bahwa anggaran PSU ini bisa mencapai Rp 59 miliar.

“Karena dari mana lagi. Kalau kami sudah ada hitungan untuk anggaran PSU itu sekitar Rp 59 miliar, kalau ada pengurangan di item lain paling mentoknya di angka Rp 55 miliar,” ujar Zen.

 

BACA JUGA: 

Mulai 7 Maret, KPU Kabupaten Tasikmalaya Buka Pendaftaran Calon Bupati Pengganti Ade Sugianto

Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya Perbolehkan PKL Berjualan di Depan Masjid Agung Baitulrahman

 

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Aep Syaripudin, mengatakan, efisiensi anggaran yang telah dilakukan mencapai Rp 33 miliar. Aep juga membenarkan bahwa pemangkasan anggaran terbesar berasal dari perjalanan dinas yang telah diefisienkan hingga 50 persen, termasuk dari DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Aep menambahkan bahwa efisiensi anggaran sebenarnya bertujuan untuk mengisi kekosongan anggaran cadangan yang diperlukan oleh masyarakat. Namun, hasil efisiensi ini akhirnya diarahkan untuk PSU berdasarkan arahan dari Wakil Menteri Dalam Negeri. Meski diakui Aep, pihaknya berharap anggaran dari efisiensi tersebut dipakai untuk menutupi kegiatan yang memang oleh pemerintah pusat ditunda anggarannya.

“Seperti yang ada di Dinas Pekerjaan Umum, mengalami kendala karena anggarannya tidak turun dari Dana Alokasi Umum (DAU) pusat. Karena itu, keputusan final mengenai penggunaan anggaran efisiensi untuk PSU masih akan dibahas lebih lanjut dalam rapat lanjutan bersama TAPD,” pungkas Aep.

 

(Doel/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik