Viral Battle Sound Horeg di Laut, Pengamat Sebut Bisa Mengancam Nyawa Satwa Laut!

sound horeg laut
(Tiktok/verrbarbar.27)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Netizen dihebohkan dengan kemunculan video parade kapal sound horeg, di laut wilayah Pacitan, Jawa Timur.

Fenomena yang disebut “battle sound horeg” ini menampilkan kapal-kapal mengelilingi perairan sambil berlomba memamerkan suara keras dari kapal masing-masing yang membawa speaker besar.

Meski sebagai ajang hiburan, para peneliti kelautan menyikapi dengan serius, karena dampak bagi kehidupan laut. NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration), lembaga penelitian kelautan asal Amerika Serikat, menyebut bahwa kebisingan seperti ini dapat mengganggu sistem komunikasi mamalia laut seperti paus dan lumba-lumba.

“Gangguan ini bisa menyebabkan stres, perubahan perilaku, bahkan kematian pada satwa laut,” tulis hasil kajian NOAA, sebagaimana dikutip dalam unggahan Instagram @fakta.indo.

Tak hanya berdampak untuk mamalia laut, getaran keras dari speaker raksasa yang diputar di atas kapal juga berpotensi merusak struktur halus terumbu karang.

BACA JUGA:

Insiden Fatal: Kru Sound Horeg Tewas Akibat Kesetrum dan Jatuh dari Truk

Anak Muda Bangunkan Sahur Blokade Jembatan di Kalsel, Netizen: Generasi Emas!

Terumbu karang merupakan habitat penting bagi ribuan spesies laut, dan kerusakannya bisa mengganggu rantai makanan serta kelestarian ekosistem bawah laut secara keseluruhan.

Lokasi battle sound horeg yang viral tersebut diketahui berada di perairan Pasuruan, Jawa Timur. Tepatnya di wilayah Desa Wates, Kecamatan Nguling dan Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Fenomena ini menuai pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi dianggap sebagai bentuk ekspresi budaya dan hiburan lokal, namun di sisi lain membawa ancaman nyata terhadap keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo