JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah mobil Mitsubishi Pajero berwarna hitam menyalakan rotator saat kemacetan mengular, viral di media sosial. Diketahui, peristiwa itu terjadi di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat.
Mobil itu menjadi sorotan, selain menggunakan rotator melainkan juga terpasang plat dinas kepolisian. Setelah teridentifikasi, ternyata pengemudi bukan anggota kepolisian dan plat nomor itu tidak sah alias palsu.
Hal itu sebagaimana dari klarifikasi terkait insiden ini disampaikan melalui akun resmi X milik Divisi Profesi dan Pengamanan Polri (Divpropam) @Divpropam pada Sabtu (18/10/2025).
“Setelah dilakukan pengecekan, pelat yang digunakan palsu dan tidak terdaftar di database Polri,” demikian keterangan dari unggahan tersebut.
Pada unggahan itu disebutkan pula, bahwa mobil beserta pengemudinya telah diamankan oleh pihak berwenang untuk menjalani proses lebih lanjut.
“Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan pengguna jalan dan mencegah penyalahgunaan atribut kepolisian,” tulis akun @Divpropam.
Video yang memperlihatkan kejadian tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @jkt.feed pada Jumat sore (17/10/2025). Dalam video itu terlihat mobil Pajero melaju di tengah kemacetan dengan menyalakan rotator atau bunyi yang dikenal publik sebagai “tot tot wuk wuk”.
BACA JUGA:
Viral! Karyawati MBG Dibuat Tak Nyaman dari Perilaku Orang Ngaku Anak TNI
Saat merekam, pengemudi kendaraan lain ditegur oleh pengendara Pajero yang membuka kaca jendela. Terlihat pula seorang perempuan duduk di kursi penumpang depan.
“Diviralin ya? Diviralin, enggak usah kayak gitu,” ujar pengemudi dalam video tersebut.
Beberapa warganet kemudian menandai akun Instagram @poldametrojaya di kolom komentar sebagai bentuk respons atas kejadian itu.
Menanggapi video yang ramai diperbincangkan publik, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menyatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri lebih lanjut terkait kejadian tersebut, termasuk lokasi pasti saat kejadian berlangsung.
“Kami cek, sedang kami dalami dulu (lokasi kejadiannya),” kata Komarudin.
Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa peristiwa tersebut terjadi di kawasan Flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat.
(Saepul)











