BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meluruskan informasi terkait video viral yang memperlihatkan warga mendatangi RSUD Ujungberung beberapa waktu lalu. Video tersebut sempat ramai dibicarakan publik dan dikaitkan dengan dugaan buruknya pelayanan rumah sakit milik Pemkot Bandung itu.
Farhan menegaskan, kejadian tersebut bukanlah masalah pelayanan medis melainkan imbas dari insiden tawuran yang menimbulkan salah paham di tengah masyarakat.
“Ini sebenarnya hanya miskomunikasi. Luka akibat tawuran itu dialami satu orang, bahkan korban sebenarnya salah sasaran. Tapi sudah ditangani dengan baik oleh RSUD Ujungberung,” kata Farhan, Senin (8/9/2025).
Farhan juga menambahkan, pihak keamanan rumah sakit juga sudah memberikan klarifikasi langsung kepada warga untuk meredakan ketegangan.
Baca Juga:
Pemerintah Kota Cimahi Memasuki Tahap Akhir Verifikasi Kota Layak Anak (KLA)
Kota Bandung Perkuat Pendidikan Karakter Siswa Lewat Pendekatan Humanis
“Saya pastikan tidak ada pelayanan RSUD yang diabaikan dalam kasus ini,” tegasnya.
Selain itu, Farhan mengungkapkan keluarga korban pun meminta agar peristiwa tersebut tidak dibesar-besarkan ataupun berkembang menjadi konflik baru.
“Pelaku pengeroyokan hanya satu orang, jadi tidak perlu ditarik ke isu yang lebih luas,” ujarnya.
Untuk menuntaskan persoalan, Pemkot Bandung bersama manajemen RSUD Ujungberung dan warga akan kembali menggelar pertemuan.
Farhan berharap, langkah ini bisa memberikan penjelasan yang utuh sekaligus menenangkan masyarakat. (Kyy/_Usk)











