Viral! Warga Keluhkan Pasien Diangkut Odong-odong di Solokan Jeruk Kabupaten Bandung, Bupati Istighfar

pasien odong-odong solokan jeruk
(Instagram/adalahkabbandung)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang pria yang diperkirakan berusia paruh baya, mengutarakan kekecewaannya lantaran membawa pasien harus menggunakan odong-odong, viral di media sosial.

Diketahui, insiden itu terjadi di kawasan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Pada unggahan video akun Instagram @adalahbandung, ia mengeluhkan warga yang sakit harus diangkut menggunakan odong-odong, yang seharusnya menggunakan mobil ambulan.

“Viral warga sakit asal Desa/Kecamatan Solokanjeruk diantarkan menggunakan odong-odong ke rumah sakit,” kata keterangan dalam unggahan itu, dikutip Selasa (14/10/2025).

Pria paruh baya itu mempertanyakan pelayanan Desa Solokan Jeruk terhadap warga yang memerlukan bantuan medis.

“Bawa pasien pake odong-odong, hancur Solokan Jeruk teh,” ungkapnya,

Lantas, dalam video itu dirinya terdengar mengadukan kejadian itu kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Tolong Bupati, Kang Dadang, sidak,” tambahnya.

BACA JUGA:

Viral Siswa SMAN 1 Cimarga Banten Ditampar Kepsek karena Merokok: Dibalas Aksi Mogok Sekolah, Lalu Dirujak Netizen!

Viral! Ustaz Yusuf Mansur Buka Jasa Doa, Transfer Lewat Paytren

Unggahan video viral yang dinarasikan pasien medis yang menggunakan odong-odong itu segera menggaet atensi komentar netizen. Bahkan, Bupati Bandung Dadang Supriatna.

“Pak Dadang lagi sibuk ngurusin ormas,” celetuk komentar akun @mch*****

“emang kabupaten bandung gduh bupati?,” timpal komentar akun @yog*********************

“Astaghfirullah… Saya sangat prihatin melihat kejadian ini. 3 jam lalu saya sudah menelpon camat dan pihak pemerintah desa terkait untuk segera klarifikasi langsung ke pihak yang bersangkutan. Saya selalu tekankan kepada camat dan kepala desa untuk sigap melayani warga, terutama dalam kondisi darurat. Tidak boleh ada warga yang kesulitan saat butuh pertolongan,” tulis komentar Dadang Supriatna dalam komentar unggahan itu

“Kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali. Haturnuhun atas informasinya min, kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan di seluruh desa di Kabupaten Bandung bisa semakin baik ke depannya,” tambahnya

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

7 Aplikasi Menambah Like TikTok Gratis

2

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri