BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kutu busuk atau bedbug (Kutu Kasur) belakangan ini jadi salah satu masalah yang sering bikin resah, terutama karena mereka suka bersembunyi di sekitar tempat tidur.
Meski ukurannya kecil, efek dari gigitan serangga ini bisa bikin gatal, iritasi, dan bahkan mengganggu kualitas tidur. Yuk, kenali lebih jauh soal kutu busuk, ciri gigitannya, serta cara menanganinya biar bisa tidur nyenyak lagi!
Apa Itu Kutu Busuk?
Kutu busuk dikenal juga sebagai kutu kasur. Serangga mungil ini biasanya bersembunyi di celah-celah kecil seperti rangka tempat tidur, jahitan kasur, hingga retakan dinding.
Menariknya, mereka nggak peduli tempatmu bersih atau kotor selama ada manusia, mereka bisa hidup di sana.
Aktif pada malam hari, kutu busuk keluar untuk “makan malam” berupa darah manusia. Tapi tenang, menurut American Academy of Dermatology Association, meski gigitannya bisa menyebabkan gatal dan iritasi, kutu busuk tidak menyebarkan penyakit.
Ciri-Ciri Digigit Kutu Busuk
Salah satu alasan kenapa kutu busuk sulit dikenali adalah karena setiap orang punya reaksi yang berbeda terhadap gigitannya. Ada yang langsung muncul bentol merah, ada juga yang sama sekali nggak menunjukkan gejala.
Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut beberapa ciri umum yang bisa perhatikan:
- Bekas gigitan tampak merah dan sedikit bengkak, mirip gigitan nyamuk.
- Gigitan biasanya berkelompok tiga sampai lima titik dalam pola zig-zag.
- Bekas gigitan baru muncul 1–14 hari setelah digigit.
- Beberapa orang bisa mengalami pembengkakan parah atau reaksi alergi.
Selain itu, mungkin juga akan menemukan tanda-tanda fisik lainnya, seperti:
- Bercak darah kecil di seprai atau kasur.
- Titik-titik hitam kecil (kotoran kutu busuk).
- Kulit kutu busuk yang terkelupas.
- Bau manis dan apak di sekitar tempat tidur.
Baca Juga:
Bocah Gagah Berani Hadang Pemotor Pelawan Arah, Bikin Mati Kutu!
Gejala Setelah Digigit Kutu Busuk
Anda mungkin tidak langsung merasakan apapun saat digigit. Tapi setelahnya, rasa gatal dan iritasi bisa muncul dan bikin sulit tidur. Beberapa orang bahkan mengalami insomnia karena takut digigit lagi.
Jika digaruk berlebihan, gigitan bisa terinfeksi. Tandanya antara lain terasa nyeri, mengeluarkan nanah, atau kulit jadi kemerahan parah.
Selain fisik, gigitan kutu busuk juga bisa menimbulkan kecemasan dan stres, terutama kalau sulit menghilangkan serangganya dari rumah.
Cara Mengatasi Gigitan Kutu Busuk
Kalau gigitan ringan, bisa melakukan perawatan di rumah dengan langkah sederhana:
- Bersihkan bekas gigitan dengan sabun dan air untuk mencegah infeksi.
- Oleskan krim kortikosteroid dosis rendah untuk meredakan gatal.
- Hindari menggaruk terlalu keras supaya kulit nggak iritasi.
Biasanya, gigitan kutu busuk akan sembuh dalam satu hingga dua minggu. Namun, jika mengalami gejala yang lebih serius seperti:
- Jumlah gigitan banyak dan merata,
- Timbul lepuh,
- Infeksi kulit (nyeri, keluar cairan, atau nanah),
- Reaksi alergi (kulit merah dan bengkak),
- Segera temui dokter kulit. Dokter mungkin akan memberikan antibiotik, antihistamin, atau kortikosteroid sesuai kondisimu.
(Hafidah Rismayanti/Budis)
