BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemahaman mengenai Nature-based Solutions (NbS) kerap terjebak dalam istilah teknis yang sulit menembus publik luas. WWF-Indonesia mencoba jalan lain melalui buku “Mainstreaming Nature-Based Solutions in Infrastructure Planning in Indonesia”, hasil kolaborasi dengan Program Studi Desain Komunikasi Visual UNIBI.
Ketua tim perancangan, Diwan Setiawan, melihat desain visual sebagai pintu masuk yang menjembatani konservasi dan pembaca.
“Informasi konservasi butuh struktur dan ritme agar pembaca dapat mengikuti gagasannya tanpa merasa tersesat,” ujarnya.
Proses perancangan buku berjalan melalui riset, penyusunan layout, hingga mockup dan cetak contoh sebelum finalisasi. Dalam tahapan tersebut, desain tidak hanya memperindah halaman, tetapi mengatur alur baca dan memperjelas kompleksitas konsep lingkungan.
Konsep NbS sendiri mengandalkan kerja ekosistem mulai dari vegetasi penahan banjir hingga kawasan hijau sebagai mitigasi iklim sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini semakin relevan di tengah kebutuhan kota dan infrastruktur menghadapi perubahan iklim.
Bagi WWF, penggunaan buku memperkuat jalur edukasi konservasi. Bagi UNIBI, kolaborasi ini memperluas peran akademisi desain dalam isu keberlanjutan dan komunikasi publik.











