BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Akhir pekan di Hungaroring menjadi mimpi buruk bagi Yuki Tsunoda. Pebalap Red Bull Racing itu harus puas finis di posisi ke-17 pada Grand Prix Hungaria 2025, setelah memulai balapan dari pit lane dan kemudian mengalami kerusakan teknis yang menghancurkan peluangnya tampil kompetitif.
“Jujur saja, kecepatan mobil kami sudah sangat buruk dari awal, dan ditambah kerusakan yang saya alami di pertengahan balapan itu benar-benar di luar kendali saya,” kata Tsunoda kepada Motorsport.com.
Meski mengalami masalah pada komponen unit daya yang membuatnya start dari pit lane, Tsunoda masih berharap bisa memaksimalkan performa.
Namun masalah cengkeraman yang menghantui mobilnya membuat segalanya makin sulit.
“Cengkeraman yang kami rasakan bukanlah cengkeraman yang seharusnya. Rasanya seperti mobil ini menolak untuk menempel di trek, bahkan hanya untuk satu putaran saja dalam stint panjang,” keluh Tsunoda.
Masalah ini bukan hanya menyerang dirinya. Max Verstappen, rekan setimnya, juga kesulitan menemukan grip yang konsisten sepanjang akhir pekan.
Namun, Tsunoda tak mau berdiam diri. Ia berencana langsung ke simulator dan fasilitas tim untuk menganalisis secara detail penyebab performa jeblok tersebut.
“Saya akan ke pabrik, masuk simulator, dan menyelidiki lebih jauh. Kita harus temukan solusinya sebelum balapan di Belanda, karena karakteristik sirkuitnya mirip dalam hal downforce,” tukasnya.
Bagi Tsunoda, ini bukan sekadar hasil buruk, tapi momen introspeksi dan pembelajaran. Ia tahu, kebangkitan dimulai dari pemahaman mendalam terhadap masalah dan itu yang kini ia kejar.
(Budis)











