15.293 KK Terdampak Penutupan Tambang Parungpanjang Bogor Bakal Terima Bantuan Sosial

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan bantuan sosial tidak direncanakan kepada 2.938 kepala keluarga yang terdampak penutupan sementara tambang dan angkutan material di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg dan Rumpin di Kabupaten Bogor. Setiap kepala keluarga mendapatkan bantuan sosial Rp3 juta.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menutup sementara aktivitas tambang di Parungpanjang. Kebijakan itu dituangkan dalam surat bernomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025.

Penutupan sementara aktivitas tambang Parungpanjang dilakukan karena dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi mengatakan, penyaluran bantuan sosial kepada 2.938 kepala keluarga telah dilakukan pada Desember 2025 dan dibagi dalam dua tahap. Pada tahap I, bantuan sosial diberikan kepada 928 kepala keluarga di lima desa Kecamatan Parungpanjang, yaitu Desa Cibunar, Desa Lumpang, Desa Gorowong, Desa Dago dan Desa Jagabaya.

Baca Juga:

bank bjb dan Pemprov Jabar Permudah Akses Keuangan Masyarakat Desa Terdampak Tambang di Bogor

KDM Larang Truk Tambang Lintasi Parung Panjang Pagi & Siang

Sementara, pada tahap II, sebanyak 2.010 kepala keluarga yang menerima bantuan sosial berada di empat desa Kecamatan Cigudeg, yaitu Desa Bunar, Cintamanik, Mekarjaya, Tegallega dan empat desa di Kecamatan Rumpin, yakni Desa Rumpin, Desa Sukasari, Desa Sukamulya dan Desa Mekarsari.

Selanjutnya, penyaluran bantuan sosial tahap III dan IV akan dilaksanakan pada 2026 untuk 15.293 kepala keluarga.

“Masyarakat yang belum mendapat bantuan pada 2025 dipastikan akan menerima pada tahun 2026,” kata Ade, dikutip pada Kamis (15/1/2026).

Rinciannya, pada tahap III, bantuan bakal diberikan kepada 6.216 kepala keluarga di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin.

Kemudian, sebanyak 9.077 kepala keluarga di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg dan Rumpin akan menerima bantuan sosial pada tahap IV.

Warga Terdampak Tambang di Bogor Demo di Kantor Kecamatan Cigudeg

Sebelumnya, ratusan warga terdampak penutupan perusahaan tambang dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1/2026).

Masa yang datang itu menutup akses Jalan Raya Cigudeg, hingga melempari kantor kecamatan dengan batu. Warga menuntut agar perusahaan tambang kembali dibuka.

Warga juga menuntut kompensasi total Rp9 juta dalam 3 bulan. Namun hingga kini, kompensasi tak kunjung direalisasikan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru