40 Ribu Lebih Barang Elektronik Ilegal Impor Tiongkok Disita

Barang Elektronik Ilegal Impor Tiongkok Disita
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyita ribuan barang elektronik ilegal impor dari Tiongkok. (RRI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDI.ID — Barang-barang elektronik ilegal yang disita merupakan impor dari Tiongkok. Jangan sampai produk tersebut membanjiri Tanah Air demikian disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan.

“Barang barang tersebut diimpor dari negara Tiongkok. Saya juga menegaskan bahwa penindakan terhadap barang-barang impor yang diduga ilegal ini dilakukan untuk melindungi industri dalam negeri,” ujar Zulkifli Hasan, Sabtu (8/6/2024).

Zulkifli menegaskan, jangan sampai produk ilegal itu membanjiri Indonesia dengan cara yang tidak tepat.

“Jangan sampai, hal yang tidak benar, apalagi melanggar ketentuan, yang mengakibatkan pabrik kita, industri-industri kita tutup,” kata Zulhas, sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, barang-barang elektronik ilegal senilai Rp6,7 miliar di wilayah Banten. Hal tersebut berdasarkan temuan produk impor yang diduga tidak sesuai ketentuan.

“Kami temukan 40.282 unit barang elektronik yang nilainya mencapai Rp6,7 miliar. Harga tersebut adalah nilai beli, karena bila jual akan berbeda nilainya,” ujarnya.

Zulkifli merinci, barang-barang elektronik ilegal itu diantaranya; pengeras suara (speaker) berbagai ukuran, alat pengering rambut (hair dryer), alat pelurus rambu dan lain sebagainya. “Ada sembilan jenis elektronik yang tidak memenuhi SNI, K3L, dan MKG,” ucapnya.

BACA JUGA: Penyelundupan Barang Ilegal Ratusan Miliar dari Malaysia Berhasil Digagalkan

Menurut Zulkifli, penyitaan barang-barang elektronik tersebut karena tidak memenuhi ketentuan registrasi Keamanan, Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan Hidup (K3L). Ditambah lagi, Buku Petunjuk Penggunaan dan Kartu Jaminan (MKG).

“Selain itu, tidak memiliki SPPT-SNI (Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia, Red). Ditambah lagi NPB ( Nomor Pendaftaran Barang, Red),” kata Zulkifli.

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru