5 Desa Adat yang Memikat, Pesona Budaya Alam Labuan Bajo

Labuan Bajo
(dok. Dinas pariwisata Kabupaten Manggarai)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Ketika mendengar Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, banyak orang akan langsung tertuju pada keindahan laut dan Taman Nasional Komodo.

Padahal, daya tarik Labuan Bajo tidak hanya sebatas keindahan alam. Namun, kawasan ini juga memiliki desa-desa yang kaya akan budaya dan tradisi unik, memberikan pengalaman yang berbeda dari yang umumnya dikenal.

Berikut adalah beberapa desa yang menyimpan kekayaan budaya dan tradisi menarik di Labuan Bajo.

Desa yang Menarik di Labuan Bajo

1. Wae Rebo

Desa adat Wae Rebo di Kampung Satar Lenda telah mendapat pengakuan sebagai Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO. Terletak di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, desa ini mendapat julukan “desa di atas awan”.

Wae Rebo populer dengan tujuh rumah adat Mbaru Niang yang berbentuk kerucut, menjadi tempat tinggal masyarakat setempat.

2. Kampung Adat Bena

Kampung Bena, yang telah ada sejak 1.200 tahun lalu, terletak di sebuah bukit dengan latar belakang Gunung Inerie. Rumah tradisional di sini terbuat dari material alam dan masyarakatnya menjaga tradisi leluhur melalui berbagai upacara adat yang masih berlangsung hingga kini.

3. Kampung Adat Tololea

Di Kampung Adat Tololea, pengunjung akan menemukan pemandangan kuburan batu gua yang unik di tengah lapangan. Rumah tradisional di kampung ini terbuat dari kayu dengan atap ilalang, menciptakan suasana yang khas dan menghormati leluhur mereka.

4. Desa Wisata Liang Ndara

Terletak di Kecamatan Mbeliling, Desa Liang Ndara terkenal akan keramahan warganya. Pengunjung disambut oleh tetua adat dan pertunjukan tarian serta musik daerah. Selain itu, minuman tradisional pau tua disajikan sebagai simbol keakraban dan kekeluargaan.

5. Kampung Adat Belaraghi

Kampung Belaraghi memiliki pola permukiman yang unik, dengan rumah-rumah yang saling berhadapan di sepanjang jalan. Bagian tengah desa biasanya digunakan untuk kegiatan adat dan menyambut wisatawan yang datang.

BACA JUGA: EIGER Adventure Dukung Pariwisata Labuan Bajo dengan Toko Konsep Eco Store

Labuan Bajo menyajikan lebih dari sekadar keindahan alam, hadirnya desa-desa ini merupakan saksi hidup dari kekayaan budaya yang layak untuk Anda eksploras dan pelajari. Berkunjung ke lokasi-lokasi ini, Anda akan merasakan langsung tradisi dan kehangatan masyarakat setempat.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru