5 Tuntutan HRWG Terkait Ujaran Kebencian terhadap Kelompok LGTBTIQ

5 Tuntutan HRWG Pada Negara Terkait ujaran kebencian Kelompok LGTBTIQ 16-7-2023
(InfoPKU)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: HRWG atau Human Right Working mendesak polisi untuk segera mengusut dan menindak pelaku ujaran kebencian terhadap kelompok LGBTIQ. Tekanan dan ancaman pada kelompok minoritas tersebut kembali mencuat setelah gagalnya acara ASEAN Advocacy Week pada 17-21 Juli 2023.

HRWG juga menilai gagalnya acara tersebut menunjukkan kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya untuk memberikan jaminan rasa aman pada setiap orang untuk berekspresi dan berkumpul dengan damai.

Mereka juga menilai Polri harusnya menindak pelaku yang selama ini menebarkan berbagai hasutan dan kebencian pada kelompok LGBTIQ yang ada di Indonsia.

“Kepolisian RI seharusnya menjalankan SE (Surat Edaran) Kapolri tahun 2015 soal penanganan ujaran kebencian,” tulis mereka pada Sabtu, 15 Juli 2023, melansir Tempo.

Jika tidak segera ditangani, mereka menilai praktek ujaran kebencian seperti itu akan terus memicu kejahatan seperti kekerasan, diskriminasi, dan penghilangan nyawa karena konflik sosial.

Ujaran Kebencian, Tuntutan HRWG

5 Tuntutan HRWG Pada Negara Terkait Hate Speech Kelompok LGTBTIQ 16-7-2023
(Max Pixel)

Selain mendesak polisi untuk menindak pelaku tindak pidana ujaran kebencian. HRWG juga mengajukan 5 tuntutan pada pemerintah. Berikut adalah tuntutan tersebut:

1. Melindungi setiap individu dari kekerasan, homofobia, dan transfobia.
2. Mencegah penyiksaan dan perlakuan kejam, tidak manusiawi, dan merendahkan martabat.
3. Mencabut undang-undang atau kebijakan yang mengkriminalkan homoseksual dan transgender.
4. Melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender.
5. Menjaga kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul secara damai bagi semua orang dan kelompok LGBTIQ.

HRWG ini merupakan koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat yang ada di Indonesia. Tujuannya untuk Advokasi Hak Asasi Manusia Internasional. Berikut beberapa organisasi yang bergabung dengan HRWG, YLBHI, PBHI, Imparsial, SKPKC Fransiskan Papua, Elsam, Setara Institute,

Migrant Care, LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), IKOHI, Kalyanamitra, Solidaritas Perempuan, GAYa Nusantara, YAPPIKA, INFID, Mitra Perempuan, dan The Institute of the ECOSOC Rights.

Sebelumnya ada sejumlah kelompok LGBTIQ yang mendapat ancaman melalui media sosial setelah menyebarnya kabar akan digelar pertemuan ASEAN Advocacy Week. Rencana acara tersebut akan digelar pada 17-21 Juli 2023. ASEAN Sogie Caucus sebagai penyelenggaran menyatakan memindahkan acara itu ke luar Indonesia karena alasan keamanan.

BACA JUGA: Pertemuan LGBT Se-Asean Batal Digelar di Jakarta

(Kaje/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

2

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru