7.923 Kopdes Mulai Dibangun Serentak, Anggaran Pembangunan Fisik Capai Rp2,5 M per Titik

Pembangunan Kopdes
Kopdes Merah Putih (dok Kopdes)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan bahwa kebutuhan anggaran untuk pembangunan fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar per lokasi.

“Ya sekitar Rp2,5 miliar. Itu pembangunan fisiknya, kelengkapannya, sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional. Itu sudah murah, lebih murah dari rata-rata,” kata Ferry di Jakarta, melansir Antara, Kamis (6/11/2025).

Ferry menyebut, saat ini infrastruktur fisik kopdes di 7.923 titik telah mulai dibangun secara serentak. 7.923 titik ini telah lolos verifikasi faktual sehingga dapat langsung masuk tahap konstruksi.

Pembangunan dilakukan serentak, dengan standar setiap koperasi memiliki tujuh gerai mencakup gerai sembako, kantor koperasi, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang penyimpanan dingin (cold storage), dan sarana logistik termasuk gudang.

Infrastruktur yang dibangun terdiri dari tujuh gerai wajib, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang penyimpanan dingin (cold storage), dan sarana logistik, termasuk gudang.

Baca Juga:

Bupati Bandung Dukung Inpres 27 Tahun 2025, Koperasi Desa Merah Putih Siap Hadir di 31 Kecamatan

Ia menyebut seluruh pembangunan tersebut telah memperoleh persetujuan pembiayaan dari bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dengan plafon kredit Rp3 miliar per unit koperasi.

Sebagian dari plafon tersebut digunakan untuk investasi fisik, sementara sisanya dialokasikan untuk modal kerja.

Adapun skema pembiayaan disalurkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), yang ditugaskan melaksanakan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes/Kel Merah Putih.

Ferry menyebutkan, termin pertama senilai hampir Rp600 miliar telah dicairkan oleh Agrinas kepada para pelaksana di lapangan sebagai uang muka.

Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan dalam dua bulan ke depan. Pada November, data tanah yang masuk diharapkan mencapai 40.000 bidang, dengan 20.000 titik mulai dibangun.

Pada Desember ditargetkan 40.000–50.000 titik pembangunan baru, dan total tanah terdata bisa menembus 80.000 bidang.

Lebih lanjut, Ia menyebut bahwa seluruh pembangunan fisik Kopdes Merah Putih ditargetkan dapat rampung pada Maret 2026.

(Raidi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru